Postingan

AKHIR KE-AKU-AN/KU

[Lukas 7:36-50] PENDAHULUAN Menurut kamus Webster, egois atau mementingkan diri sendiri (selfish) bisa diartikan:   memperhatikan diri sendiri secara tidak pantas atau berlebihan;   mendahulukan kenyamanan dan keuntungan diri sendiri dengan mengorbankan kepentingan orang lain.   Orang yang egois adalah orang yang menjadikan dirinya sebagai pusat, lebih mengutamakan kepentingan dan perasaannya sendiri tapi tidak mempedulikan kepentingan dan perasaan orang lain. Kasus Di Alkitab:  Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: “ Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku. ” Tetapi Yesus berkata kepadanya: “ Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?” Kata-Nya lagi kepada mereka: “ Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu. ” (Lukas 12:13-15) Ia datang untuk memi...

Berjalan Bersama Dia

Keluaran 33:1-23 PENDAHULUAN Kenikmatan atau kepuasan yang terbesar dari perjalanan hidup kita sebagai anak-anak Tuhan, bukan terletak pada pemberian-Nya (present) tetapi pada kehadiran-Nya ( presence ). Thomas A Kempis “ -         Seorang kekasih yang bijak tidak memandang pemberian dari Dia yang mengasihi lebih daripada Dia yang memberikannya. Jika kita hanya berfokus kepada pemberian, Akibatnya kita akan sibuk dengan ‘pemberian2-Nya ”, sehingga mengabaikan kehadiran sang Pemberi. Ironi yang menakutkan bagi kita semua, namun hal itu seringkali kita lakukan dalam kehidupan kita sebagai orang-orang percaya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Semua itu sangat mungkin terjadi karena sesungguhnya kita tidak benar-benar terkoneksi dengan Allah ( unconnected with god). Kelihatannya “terkoneksi” tetapi sebenarnya tidak. Dalam awal tulisan di bab “Suam Kuku” , Francis Chan, berkata demikian:”Apa yang akan memadamkan ‘ terang Injil ” dalam ...

Buah Roh: Kesabaran

Matius 18:23-34 Kondisi di Lapangan 1      Dunia ini setiap orang dipacu untuk cepat bertindak, cepat bergerak. Cepat ambil keputusan, cepat…cepat…cepat. Tidak mudah bagi orang yang suka serba cepat untuk bersabar. Apalagi KITA hidup dalam zaman yang dipenuhi UJIAN kesabaran,  -         Jika anda sedang terburu-buru dalam perjalanan dan melihat lampu lalu lintas berwarna merah dan begitu lama menuju hijau, anda pasti jengkel. Ditambah lagi, angkot seenaknya ambil bahu jalan!!!!            Antrian waktu pesta makan… antrian di Bank, dsb… -          Bahkan sampai menunggu pasangan hidup kita.  Tetapi sesungguhnya, Kesabaran itu bukan sekedar atau   terbatas hal-hal itu. PENDALAMAN: Kata Macrothumia dari kata  Macro - macro yang berarti panjang, dan thumos yang artinya temperamen. 1.      Arti secara kiasannya berarti " makan waktu lam...

BERBAGI HIDUP

(Yohanes 6 : 1-10) Tujuan : Mendorong jemaat untuk BERANI memberi hidupnya untuk menjadi berkat bagi orang-orang disekitar kita.. Pendahuluan Perjalanan atau pengiringan bersama Yesus membutuhkan suatu proses yang terus menerus. Relasi aku dan DIA, terjadi ketika saya menjawab tawaran “ikutlah Aku dan Pikulkan Salib’. Dan dari disitulah DIMULAINYA perjalanan komitmen, ada sebuah harga yang harus dibayar. Setelah Yesus memberikan nyawa-Nya untuk kita, maka saatnya kita yang berbagi HIDUP kepada orang lain. Alangkah menakutkan jikalau perjalanan kekristenan kita tanpa disertai komitmen. PEMAHAMAN Perikop ini tidak sekedar mengisahkan kehebatan Yesus yang mengubah 5 roti dan 2 ikan; tetapi sesungguhnya melalui kisah ini, Dia sedang mendidik murid-murid-Nya untuk melihat kesempitan itu sebagai suatu kesempatan untuk banyak hal untuk dikerjakan oleh mereka. Kunci untuk dipakai Tuhan adalah memiliki mata yang jeli dan peka m...