Postingan

"FOKUS sampai AKHIR"

Ibrani 12:1-2 (Roots and Wings) Pagi ini nonton bola antar satu tim Juve - Genoa, sampai detik-detik akhir, hasil masih imbang, namun dalam perpanjangan, Genoa akhirnya kalah menyakitkan: Penalti. Memang butuh kosentrasi bukan hanya dalam olahraga, yang hitungannya detik per detik, TETAPI juga dalam pertandingan ROHANI. Penulis menggambarkan disini hidup umat sebagai suatu perlombaan. Ia menggambarkan kehidupan Kristen bagai sebuah perlombaan lari jarak jauh. Umat Tuhan harus berlari-lari dengan sungguh-sungguh dan sebab itu membuang dan menanggalkan segalanya yang merintangi fokus mereka. Fokus itu butuh konsentrasi, pikiran-pikiran, dan perspektif yang dimiliki untuk dapat meraih keberhasilan. Ia ingin menekankan bahwa kehidupan Kristen bukan kehidupan yang sembarangan,MAKA Ia harus (1) Menanggalkan semua BEBAN. Salah satu aspek dari menanggalkan beban ini adalah menyingkirkan dosa, yang merintangi kita untuk MAJU. Oleh sebab itu, kita harus memeriksa dosa apa yang me...

"Jangan Hanya diAwal saja BAIK"

2 Tawarikh  26:3-5;16-21 (Roots and Wings) ay.5 Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil... Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN (ay.16) Inilah permasalahan setiap kita! meMULAI segalanya dengan BAIK tetapi di ujung karir, hidupnya meninggalkan Tuhan, dan rusak (tidak mau diperbaiki). Pada awal masa pemerintahannya Uzia sangat memperhatikan Tuhan -- peranan nabi Zakharia yang menjadi pendamping besar sekali di sini. Berkat Tuhan melimpah ke atasnya. Mulai dari penaklukan bangsa-bangsa Filistin, Amon, dan Arab, bahkan nama Uzia tersohor sampai ke Mesir -- salah satu negara raksasa pada zamannya (ay. 8). Tuhan memberkati ekonomi rakyat terutama dalam bidang pertanian dan peternakan (ay.10) serta pertahanan (ay. 11-15). Sayang segala 'BERKAT' itu membuat Uzia lupa diri, puncak...

"Barangsiapa Menang" -

Wahyu 2 (Roots and Wings) Perikop Ini dimulai dengan kalimat :"Aku tahu SEGALA pekerjaanmu ... Aku tahu, bahwa PEKERJAANmu yang terakhir lebih BANYAK dari pada yang pertama. Tetapi Aku mencela engkau... (ay.18-20). Lintasan pertandingan yang penting dalam hidup kerohanian kita adalah garis akhir dari lintasan yang panjang itu. Tak penting seberapa banyak yang sudah kita kerjakan. Allah tahu segala jerih lelah pelayanan mereka. Dia tahu secara rinci setiap AKTIFITAS yang kita lakukan bagi Dia. Dia mengerti mengenai perkembangan pelayanan mereka. Meskipun demikian, jemaat Tiatira juga ditegur. Berarti ADA SESUATU YANG LEBIH PENTING dari apa yang sudah DIKERJAKAN mereka! Jemaat Tiatira adalah jemaat yang aktif, dan itu berakar pada kasih dan iman mereka. Namun ada ketidakberesan dalam jemaat ini, yaitu KOMPROMI. (1) Mereka membiarkan dosa Izebel, sehingga mendukakan Allah. Jemaat seharusnya menDISIPLIN dan MENYINGKIRKAN orang yang menyesatkan itu, tetapi jemaat memb...

"Merasa BENAR?" -

Mazmur 14 (Roots and Wings) Peristiwa Siswa SMK Ichthus di Manado, Sulut, berinisial FL (16) terancam hukuman 20 tahun penjara. FL disangka sebagai pelaku penikaman terhadap gurunya, Alexander Pengkey (54) hingga tewas. Semuanya gara-gara sang guru menegur si FL karena kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Merasa tidak bersalah dan sakit hati, terjadilah kematian itu (lih. Rom 3:15) Kebebalan (tak mau ditegur, tidak mau dinasehati atau merasa benar) adalah gambaran manusia-manusia yang terintimidasi dosa dan mengikat manusia. Memang 'persediaan' orang baik masih cukup banyak, tetapi orang BENAR? Pemazmur pun melihat dan menemukan betapa sedikitnya orang benar. Orang benar adalah orang yaitu: (lihat dan bandingkan dengan Roma 3:10-18) 1. Yang mengakui Allah dlm hati & dlm perbuatannya (ay. 1), 2. Yang berakal budi dan mencari Allah (ay. 2) 3. Yang hidup setia, bermoral dan berbuat baik (ay. 3), 4. Yang berbuat yang benar dan tidak menindas umat Tuhan (ay...

"Meninggalkan Warisan Berharga"

3 Yohanes 1-6 (Roots and Wings) Meninggalkan warisan adalah suatu hal yang dilakukan hampir semua orang. Namun warisan model apa yang kita tinggalkan kepada generasi sesudahnya adalah hal yang penting. Yohanes bersyukur atas anak-anak rohaninya yang 'Hidup dalam KEBENARAN". dan hidup setia di dalam Tuhan (ay.3-4). Inilah jejak yang diwariskan Yohanes kepada mereka dan itu sudah terbuktii dirasakan oleh jemaat atau pun orang-orang yang diluar dari jemaat (ay.5) Ia bersyukur karena 'demi Allah' mereka melakukannya, agar banyak orang boleh diubahkan dan terberkati. "Hidup dalam kebenaran' berati TIDAK sekedar memPerCayai kebenaran tetapi juga mengHIDUPi kebenaran itu dan memBAGIkan kebenaran tersebut. Itu juga berarti orang lain membuktikannya atas gaya hidup mereka ini. Mereka semua memberikan kesaksian baik tentang dirinya, yang sudah di dalam Kristus. Karakter dan kelakuan memang berbicara dan berpengaruh lebih KUAT dan lebih HIDUP dari sekadar K...

"Tak Boleh Terlenakan" -

2 Timotius 2:1-7 (Roots and Wings) Di dalam dunia pelayanan, tak seperti dibayangkan banyak orang! Oleh sebab itu, Paulus berkata kepada Timotius: "Hendaklah kuat" didalam "kasih karunia Tuhan" (ay.2) Dunia pelayanan digambarkan seperti Prajurit, Olahragawan dan Petani, yang perlu juga: 1. Kesiapan, sehingga fokusnya bukan pada dirinya sendiri, harus disiplin dan kepatuhannya kepada atasan tak perlu dipertanyakan. 2. Ketangguhan untuk bertanding, tak boleh mengubah peraturan seenak hatinya. Untuk itu ia harus menyangkal diri demi mengikuti disiplin yang diterapkan. DAN 3. Kesabaran. Ia harus memelihara dengan tekun benih yang sudah ditanam. Pekerjaan membosankan karena ia harus melakukan hal yang sama tiap-tiap hari, yakni menyiram dan merawat tanaman sampai tuaian itu bisa dinikmatinya. Pun dalam dunia pelayanan. Pelayanan Paulus bersama Timotius bukan tanpa hambatan. Banyak tantangan dan kesukaran. Tetapi hal-hal itu tidak boleh mengalihkan pelay...

"Buat Siapa Semua ini?"

Filipi 2:3-8;21 (Roots and Wings) Dunia ini mengajarkan bagaimana meraih apa pun untuk diri kita. Itulah sebabnya, tak sedikit firman yang sulit untuk kita praktekkan dalam kehidupan kristiani kita! Mengapa? Karena PERINTAH2 Tuhan tak jarang bertentangan dengan kodrat kita yang sudah TERCEMAR. Untuk melawan itu, tiada cara lain selain kembali kepada TITIK NOL, yang berarti kita kembali kebergantungan kita kepada-Nya, kembali ke posisi ke'miskin'an kita dihadapan-Nya (MAt 5:3). ay. 1 "Jadi karena dalam Kristus" tak bisa dilepaskan dari semua itu. Setiap apa pun yang kita KEJAR, yang kita hendak RAIH, atau yang sudah kita TERIMA, atau yang hendak kita BERIKAN; kita HARUS selalu bertanya:"Untuk siapa semua itu? untuk Prestise, ke'PUJI'an atau aMBisi kita atau .... ? Paulus ingin menyentakkan kita kembali kepada natur penciptaan kita, yaitu agar kita menyerupai Allah Tritunggal, bukan natur Iblis. Agar kita kembali kepada kualifikasi anak-anak-N...