Postingan

"Dia Tahu Semuanya"

Markus 12:41-44  Cerita yang dipaparkan dalam kisah ini dan pujian Yesus kepada sang Janda adalah bukan hanya sekedar sebuah paparan yang mau menggambarkan bahwa Yesus pro rakyat miskin, atau seorang yang tiada apa2, yang sedang menghampiri peti persembahan dengan malu-malu karena yang akan diserahkan begitu tiada berarti tetapi keberanian dan kejujurannya atas apa yang dipunyai untuk diserahkan kepada-Nya. Pergumulannya antara menye rahkan 2 peser atau 1 peser atau sama sekali tidak memberi persembahan (karena tersisa 2 peser). Memang penulis tidak menyampaikan gejolak ini. Tetapi Tuhan tahu semua itu. Bisa jadi, si janda itu diingatkan bahwa mati - hidupnya ada di tangan Tuhan, bukan di tangan 2 peser itu. Atau si Janda itu mungkin juga tahu, bahwa 'peser-peser' itu sangat mungkin mengikat hidupnya, dan itu harus diserahkan pada Tuhan. Disini Yesus ingin mengingatkan bahwa realita hidup yang sesungguhnya dari nilai-nilai rohani. Realita kerohanian bukan sesuatu yang WA...

"Tiada KePastian di Dunia Fana"

Yakobus 4:13-17 Ketika seseorang memiliki sesuatu khususnya kemampuan untuk mengelola alam ini, bisa jadi orang tsb tanpa sadar ingin declare bahwa segala hal bisa diprediksi, jikalau kita mau berusaha. Dengan berbagai alasan, maka mereka akan mengatakan alam itu pasti karena "sudah terbiasa" mereka jalani, mereka lakukan atau apa pun; apalagi semua itu dilakukan dengan kecermatan dan ilmu (sains)yang mereka pelajari. Ya kobus memperingatkan orang-orang kaya (kaya dalam keuangan, kaya ilmu, kaya talenta, dll) supaya tidak congkak dan menyombongkan diri, menjauhi pandangan duniawi dan materialistis (Yakobus 4:13-17; 5:1-6). Kitab Yakobus ditujukan untuk dua kelompok di masyarakat/gereja saat itu, yaitu golongan kaya (agar tidak takabur dan memperhatikan kaum miskin) dan golongan miskin (agar mereka tidak putus harap dan belajar percaya kepada-Nya). Yakobus mengingatkan jemaat yang terlalu percaya diri dan congkak itu, yang yakin pada masa depan mereka, untuk menyad...

"Berakar Kuat Pada Perspektif Sorgawi"

Gambar

Mengecap Rasa Anggur Yang Baru

Markus 1:16-20 Pendahuluan Awal perjumpaan Yesus dan murid-murid-Nya di tepi danau, membuat mereka harus berpikir, berdoa dan bergumul untuk menjawab sebuah pertanyaan: “ Haruskah aku mengikuti-Nya (Yesus) ? Mereka tidak yakin kapan harus memutuskan, tetapi mereka tahu, suatu hari mereka harus memilih. Pilihannya hanya dua: “ Hidup bagi dunia atau hidup bagi Yesus? Sangat jelas di sini, jika murid-murid memilih “ Hidup bagi Yesus ”,   tentu mereka harus melepaskan banyak pilihan berharga (keluarga, pekerjaan, kehidupan yang lebih bebas, dll) untuk benar-benar fokus mengikut Yesus. Hal yang mengejutkan adalah, orang-orang yang dipilih Yesus untuk menjala manusia bukanlah orang -orang dari golongan kaum berada , bukan dari kaum elit di masyarakat bahkan mereka tidak memiliki latar belakang otoritas agama dialam bangsa Israel. Sebaliknya, mereka adalah golongan kaum minoritas, orang-orang dari golongan kaum rendah. Mereka hanya berpendidikan secukupnya, karena dari kal...

"Hidup Dalam KETAATAN"

Lukas 7:1-10 (Roots and Wings) Ketaatan adalah sebuah kata yang sudah kita ketahui, tetapi berapa orang Kristen, yang mampu dan tekun menjalani kata ini? Perikop ini memaparkan narasi tentang seorang perwira ini dipuji dan dihormati banyak pemuka agama Yahudi karena memiliki hati yang lembut dan mengasihi orang Yahudi dan rumah ibadah mereka. Penulis juga tak sekedar menyajikan seorang perwira yang lembut saja, tetapi ternyata memiliki iman yang dipuji Yesus. Selain itu, Yesus kagum bagaimana perwira ini meMAHAMi dan MENJALANI apa arti sebuah KETAATAN. KeTAATan hanya dijalankan dengan tepat, KETIKA kita menYadari ketidakberlayakkan dirinya (seperti perwira ini, yang merasa tak layak menerima Yesus ay.6b-7a). Ada hal umum jabatan, status, dan kedudukan seseorang memiliki pengaruh yang besar di tengah kehidupan masyarakat. Sehingga masyarakat sekitar pun akan melakukan apa saja untuk dapat menyenangkan hati orang itu. Keadaan ini terlihat jelas ketika si perwira di Kapernau...

"Hidup Dalam Identitas Baru"

2 Petrus 1:3-10 (Roots and Wings) Dalam dunia yang serba modern dan penuh warna ini, identitas diri sangatlah penting. Dengan identitas yang tepat, maka seseorang dapat hidup dengan lebih tertib, lebih mawas diri dan lebih disiplin, dsb...dsb.. Identias diri yang tepat juga dibutuhkan dalam dunia rohani. Setelah kita mengaku percaya kepada Yesus, maka cara hidup yang lalu harus ditinggalkan dan mengenakan cara hidup yang baru (lih. 2 Kor 5:17). Tentu cara hidup yang tidak baik, yang tidak sesuai firman Tuhan yang ditinggalkan! Identitas baru itulah yang membuat setiap orang Kristen melakukan ini, dan tidak melakukan yang itu. Mengapa dia berpikir atau memutuskan sesuatu seperti itu dan tidak berpikir atau memutuskan sesuatu seperti itu. Hidup saleh, hidup sesuai kodrat ilahi adalah identitas kita yang baru. Ini adalah hasil yang keluar dari seorang yang dilawat oleh kasih karunia Allah, yang sekarang sudah bukan milik kuasa kegelapan, tetapi yang sudah dikhususkan (kados ...

Kesaksian dari Nanncy Rumetor

Smilee.. # lp   # cancersurvivor   # cancerrectum   # radiationtherapyday28 ...aku tersenyum dan harus tersenyum bukan karena proses radiasiku sudah selesai, karena proses pengobatanku masih panjang, masih ada tahap kemoterapi infus yg harus aku jalani. Aku tersenyum, bukan karena proses radiasi yg aku jalani baik2 saja (krn di minggu terakhir radiasi, efeknya parah banget..diarenya blm berhenti, dan setiap kali diare anusnya sakit sekali, bagian sekitar yg diradiasi luka, mulai terkelup as dan bernanah)... Mengapa aku tersenyum? Alasannya banyak...karena Tuhan Yesus baik, Dia menolong dan mengingatkan aku u/ selalu bersyukur dalam segala keadaan.  PERTAMA, krn proses radiasi sdh selesai, dan aku akan segera pulang (skrg sdh di rumah 🤗 ).  KEDUA, karena efek radiasi yg parah itu baru aku rasakan di minggu terakhir. Ada teman yg selalu ketemu saat radiasi (nga sempat foto) dia selalu bilang saya pasti sembuh , tp setiap kali radiasi loyo, selalu mengel...