“Pernikahan Yang Membawa Anugerah”

Rut 4:1-17

M1 = Menerima FT
Berdoalah agar saudara diberikan pemahaman lebih dalam lagi tentang konsep anugerah dalam pernikahan orang percaya

M2 = Merenungkan FT
1. Peristiwa apa yang terjadi dalam perikop ini? (ay. 1-6)
......................................................................................................
......................................................................................................
......................................................................................................
2. Apa pengertian “penebusan” di dalam peristiwa antara Boas dan para tua-tua? (Ay. 7)
......................................................................................................
.....................................................................................................
3. Bagaimana kaitan antara penebusan Rut dan anugerah seturut rangkaian peristiwa ini? (Ay.8-17)
......................................................................................................
......................................................................................................

PENGAJARAN
Pernikahan adalah anugerah Tuhan bagi orang percaya. Balswick mengemukakan ada 3 unsur perjanjian dari pernikahan, (1) Allah memberikan perintah agar manusia menikah, yang mana perintah itu mengandung janji berkah Allah, bukan sesuatu yang bersifat kontrak. (2) Jadi pernikahan adalah respon manusia pada Allah. Maka pernikahan bukan bersifat kondisional (harus nikah atau tidak harus nikah), namun satu perjanjian kekal antara manusia dengan Allah. (3) Pernikahan juga diberikan dengan berkat-berkat dan keuntungan bagi mereka yang menuruti perjanjian tersebut. Jadi kesimpulannya, pernikahan merupakan janji Tuhan sendiri dalam kerangka anugerah-Nya.

Kisah Rut dan Boas mengingatkan bagaimana karya Allah bekerja dalam hidup setiap orang percaya. Bayangkan saja Rut, seorang wanita Moab yang dianggap sebagai orang kafir, bisa mendapat anugerah khusus menjadi keturunan seorang raja (ay.18-22). Di saat-saat genting, ternyata para penebus tanah Elimelekh menyerahkan tanah dan Rut kepada Boas agar ditebus (ay. 8-12). Meski pun semuanya itu hak para tua-tua sebagai penebus, karya Tuhan menyatakan anugerah-Nya dalam kehidupan Rut yang dapat dikatakan tidak layak menerimanya. Namun anugerah Tuhan tidaklah terbatas oleh suku atau pun bangsa yang dianggap kafir sekalipun. Pernikahan Boas dan Rut merupakan perwujudn nyata dari anugerah Tuhan bagi setiap orang percaya. Anugerah yang tak dapat dibandingkan oleh satu apa pun juga.

Pernikahan juga merupakan anugerah dari Tuhan bagi saudara. Meski pun kehidupan pernikahan saudara berbeda dari kisah Rut dan Boas, cerita ini tetap berbicara buat setiap orang percaya. Inti dari peristiwa ini ialah kisah yang menceritakan perjuangan kasih Rut yang diberikan kepada mertuanya dan juga mantan suaminya (Rut. 1-2). Demikian juga kisah Rut mengajarkan bahwa pernikahan didasari atas perjanjian Tuhan kepada manusia, dimana perjanjian tersebut merupakan wujud kasih anugerah Allah bagi tiap orang percaya.

M3 = Melakukan FT
Renungkanlah kembali kehidupan pernikahan saudara, apakah saudara sudah benar memahami pernikahan sebagai janji Allah bagi tiap saudara.

M4 = Membagikan FT
Sharingkanlah kepada rekan saudara bagaimana Tuhan turut bekerja dalam kehidupan pernikahan dengan suami/istri saudara.

Ayat Hafalan =
“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia. Yohanes 1:16

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Persembahan Pembangunan Gereja”

“Makna Angka 12”