“Hidup Penuh Sukacita”
Filipi 4:1-9
M1 = Menerima FT
Berdoalah agar Saudara memahami dengan sungguh-sungguh bahwa anugerah Allah sanggup memulihkan hidup saudara.
M2 = Merenungkan FT
1. Paulus meminta untuk bersukacita pada saat apa? (1)
..............................................................................................
Siapa yang mampu memberikan sukacita yang senantiasa itu? (1)
..............................................................................................
2. Apakah fungsi dari ‘Hidup yang dipenuhi sukacita itu’? (5)
..............................................................................................
3. Paulus mengingatkan untuk tidak kuatir. Apa alasan untuk saudara tidak perlu kuatir? (6)
..............................................................................................
4 Apakah yang diinginkan oleh-Nya dan apakah berkatnya? (9)
..............................................................................................
..............................................................................................
PENGAJARAN
Siapa yang tak mau hidup diwarnai kebahagiaan? Semua orang menginginkan dan mencarinya. Apapun cara yang digunakan, tujuannya adalah untuk mendapatkan kebahagiaan: dalam keluarga, dalam kesuksesan pekerjaan, atau dalam materi yang dimiliki. Semua orang pasti ingin hidupnya berjalan seperti yang dia mau, dia angankan, dan semuanya berjalan mulus. Bahkan jika saudara menyelidiki, mengapa ada orang yang mau berperang, ada juga yang menghindari peperangan, sebenarnya tujuannya sama, yaitu kebahagiaan. Ada hasrat dan keinginan yang sama meskipun keduanya disertai pandangan / pemikiran yang berbeda. Tapi, akankan seseorang dapat hidup dengan hal-hal yang selalu membuatnya bahagia? Mungkinkan seseorang tidak pernah mengalami suatu hal buruk? Dan jika suatu hal yang buruk itu benar-benar terjadi, masih bisakah seseorang tetap merasa bahagia? Sepertinya adalah suatu hal yang mustahil, mungkinkah tetap bahagia jika ada di dalam masalah, bahaya atau hal buruk lainnya. Oleh karena itu, Paulus mengingatkan agar semua anak-anak Allah terus hidup dalam sukacita di dalam Tuhan .
Ketika Paulus menuliskan suratnya pada jemaat di Filipi, dan ia meminta jemaat untuk bersukacita, walau dia sendiri sedang berada dalam penjara dengan kematian yang sedang mengintipnya. Sementara itu, bukannya Paulus tidak tahu kalau jemaat di Filipi juga berada dalam hari-hari yang kelam, bahaya dan penganiayaan ada di depan mereka, dan hal itu tak terhindarkan. Jadi, pada saat Paulus meminta jemaat untuk bersukacita, sepertinya dia berkata: Aku tahu apa yang kukatakan. Aku memikirkan segala sesuatu yang mungkin terjadi. Tapi aku tetap berkata: bersukacitalah! Karena sukacita orang Kristen tidak bergantung pada hal-hal duniawi, bukan merasakannya karena semuanya berjalan dengan baik seperti apa yang diharapkan. Tetapi sukacita yang sumbernya adalah kehadiran Kristus yang terus menerus. Seperti dua orang kekasih yang selalu merasa bahagia bila mereka selalu bersama. Tidak peduli di mana mereka berada dan dalam keadaan seperti apa. Orang Kristen tidak akan kehilangan sukacitanya sebab ia tidak akan pernah kehilangan Kristus.
Bagaimana dengan hidup saudara? Masihkah kebahagiaan atau sukacita saudara, saudara gantungkan pada kesuksesan, materi, atau hal-hal yang terjadi pada hidup saudara? Saudara sendiri pasti telah menyadari dan mengalami bagaimana hal-hal itu cepat berubah, dan sering berjalan tidak seperti yang saudara harapkan. Benar-benar tidak dapat diandalkan untuk merasakan kebahagiaan atau sukacita. Hanya satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu kasih Kristus yang ada dalam hidup saudara. Jika saudara benar-benar mengasihi-Nya, saudara akan selalu merasa sukacita hidup bersama dengan-Nya, bagaimanapun sulit kehidupan yang saudara alami.
M3 = Melakukan FT
Mulailah menggantungkan sukacita saudara hanya pada Allah, seperti:
.....................................................................................................
2. Bagaimana saudara belajar mempraktekkan hidup bersukacita?
......................................................................................................
M4 = Membagikan FT
Bagikan pengalaman saudara dalam komsel: bagaimana saat menggantungkan sukacita pada hal-hal duniawi, dan bagaimana
Ayat Hafalan =
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. ” Efesus 2:10
Komentar