“Memandang Jiwa Orang Lain (1)”

Yunus 4:1-11

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah agar saudara diberikan kemampuan untuk dapat memberitakan Injil kepada orang yang paling saudara tidak sukai sebagai jiwa yang berharga juga di mata Tuhan.

M2 = Merenungkan FT

1. Mengapa Yunus kesal hati sama Tuhan? (3:10 4:2)

................................................................................................................

2. Apa yang dikehendaki Yunus atas kekesalannya itu? (3)

...............................................................................................................

Selanjutnya, apa respon Allah dan Yunus? (4-5)

.....................................................................................................

3. Bagaimana Tuhan mendidik Yunus atas peristiwa tersebut (6-11)

.........................................................................................................

PENGAJARAN

Saudara, apa yang terlintas dalam benakmu melihat perang antar Israel dan Hamas di jalur Gaza. Mungkin akan membela Israel atas alasan bahwa orang-orang Palestina merupakan bangsa Filistin sebagaimana yang terdapat di Alkitab. Anggapannya mereka adalah orang jahat yang patut dihukum atas tiap perbuatannya. Saudara mungkin menilainya demikian, meski pun tak mengingkari bahwa di Palestina ada tak sedikit orang percaya juga.

Pada perikop ini, Yunus pun memiliki sikap demikian. Ketika mendapati bahwa Tuhan Allah tidak jadi menghukum bangsa Niniwe (3:10), Ia pun sangat marah kepada Tuhan (1), yang tak menghukum Niniwe karena Yunus bukan hanya menganggap orang Niniwe sebagai kaum non-Yahudi, tetapi dalam pandangannya adalah mereka orang jahat dan musuh Israel. Yunus sangat ingin Tuhan menghancurkan mereka. Akan tetapi maksud rencana Tuhan tidaklah demikian. Untuk itulah Tuhan memberikan pelajaran melalui pohon jarak yang ditempatkan Tuhan bagi Yunus guna berteduh. Alkitab mengatakan bahwa Yunus sangat bersukacita atas pohon jarak itu (7). Tak lama kemudian, terjadi sesuatu yang mengerikan. Pohon jarak itu malah layu dimakan ulat dan angin timur menghancurkan pohon jarak (8). Yunus malah marah dan ngambek dengan membiarkan dirinya mati (9).

Dari sinilah Tuhan mendidik Yunus dan saudara untuk memahami suatu kedaulatan Allah yang teramat agung. Tuhan menunjukan kesalahan Yunus dimana: 1. Yunus suka membenarkan diri di hadapan-Nya. Ia merasa bahwa hukuman Tuhan kepada bangsa Niniwe adalah satu-satu jalan yang benar. Tetapi tidak tahukah saudara bahwa Tuhan mengasihi bangsa Niniwe yang menjengkelkan itu? Inilah permasalahan orang percaya akhir-akhir ini. Kerap kali orang percaya menganggap bahwa Tuhan hanya mengasihi mereka, dan membenci orang yang beragama lain. Sikap seperti inilah tidak ada beda dengan Yunus. 2. Yunus pun tidak mengerti kehendak Tuhan. Saudara, kehendak Tuhan merupakan kehendak agung. Terkadang manusia tidak memahaminya mengapa Ia tetap ingin bangsa Niniwe bertobat. Hal ini ditegaskan oleh Tuhan sendiri bahwa Ia adalah sang pencipta yang mengasihi ciptaanNya, termasuk bangsa Niniwe (11). Yunus tidak mengetahui hal ini. Yunus belajar bahwa ia bukanlah pencipta pohon jarak tetapi sangat mengasihinya, terlebih Tuhan menciptakan bangsa Niniwe tentu saja Ia sangat mengasihi mereka.

Bagaimana dengan saudara? Apakah masih menganggap bahwa orang lain, yang sempat membuat kita sakit hati adalah musuh Tuhan? Tentu saja tidak bukan. Justru saudara diberikan kesempatan menjadi utusan Tuhan agar mereka percaya kepada Tuhan. Maukah saudara?

M3 = Melakukan FT

1. Coba anda catat beberapa rekan atau orang-orang yang sempat membuat anda kesal dan sakit hati! Setelah itu berdoalah bagi mereka agar mereka dapat mengenal Kristus melalui saudara

...............................................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Sharingkan pengalaman saudara ketika dapat membagikan kasih Kristus kepada orang yang mungkin menyebalkan menurutmu.

Ayat Hafalan =

“...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka

yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” - Roma 8:28

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR