“Pandangan Mereka Terhadap Keselamatan”

Roma 5:1-8

M1 = Menerima FT

1. Berdoa agar Yesus member saudara pengertian akan kasih dan keselamatan yang diberikan-Nya.

M2 = Merenungkan FT

1. Siapa yang menyebabkan saudara didamaikan dengan Allah? (1)

.....................................................................................

2. Melalui siapakah saudara dapat jalan masuk ke dalam kemuliaan Allah? (2)

.....................................................................................

3. Bagaimana cara Yesus mendamaikan dari murka Allah? (6-7)

.....................................................................................

3. Kapan Allah menunjukkan kasih-Nya itu pada kita? (8)

.....................................................................................

.....................................................................................

PENGAJARAN

Bagi Saksi Yehovah (SY), jiwa manusia adalah wujud dari gabungan debu tanah dan nafas Allah dan hakekatnya sama dengan binatang pada umumnya. Bila manusia mati, maka jiwa itu mati bersamanya, jadi SY tidak percaya adanya kehidupan yang kekal, kecuali para penganut SY yang dipilih menjadi bagian Firdaus maupun kerajaan teokratis di bumi. Kematian di dunia adalah dimasukinya status 'tidur rohani' yang menunggu hari penghakiman. Dengan demikian, mereka menolak penebusan Yesus Kristus di kayu salib. Yesus mati di tiang siksaan dan kemudian mati dan dibangkitkan dalam roh saja. Manusia untuk menyelamatkan diri harus dicapai dengan amal baik dan dengan menjadi SY yang menyiarkan ajaran SY untuk memperoleh status hidup kekal dalam kerajaan teokratis atau akan dimusnahkan (maka tak heran mereka berani rajin untuk bersaksi dan menarik orang ke dalam anggota SY).

Ajaran tentang dosa, pertobatan, pengampunan, kasih, dan darah Kristus dalam penebusan dosa diabaikan. Hakekat neraka tidak dipercayai apalagi sebagai siksaan yang kekal. Hanya ada dua pilihan di akhirat, hidup kekal dalam kerajaan teokratis bersama Yehovah atau dimusnahkan alias habis. Oleh sebab itu mereka tak percaya juga dengan hukuman kekal atau pengadilan akhir zaman. Bagi kekristenan, Allah menunjukkan kasih-Nya pada anak-anak-Nya melalui 2 cara, yaitu: 1) Allah menunjukkan kasih-Nya di dalam kematian Kristus. Alkitab mengajarkan bahwa seluruh umat manusia meninggalkan Tuhan, dan sekarang berada dalam statusnya yang telah rusak atau kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23; 5:12; 6:23). Dan dalam status manusia yang telah rusak dan tidak mempedulikan Allah inilah maka Allah menunjukkan kasih-Nya melalui Kristus untuk mati di kayu Salib (Yohanes 3:16). Dan dosa manusia telah dibayar lunas dan memperdamaikan saudara dengan diri-Nya sendiri. Alkitab mengajarkan tentang kematian Kristus sebagai pengganti, yang menanggung atau menggantikan penderitaan orang lain. Seperti itulah yang Kristus telah lakukan untuk saudara, sehingga tidak akan lagi dihukum oleh karena dosa jika saudara mau datang kepada Kristus dan percaya kepada Dia.

2) Allah menunjukkan kasih-Nya kepada saudara dalam kematian Kristus yaitu “ketika kita masih berdosa.” (ay. 8). Ini berarti Allah telah menerima saudara ketika masih mencoba untuk menjadi orang baik (ay. 8). Setiap orang ada, lahir dan “mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa” (Efesus 2:1). Dosa telah mematikan pengertian manusia tentang Allah. Dosa telah ditanamkan di hati manusia sehingga mereka memberontak kepada Allah. Marilah setiap saudara dapat hidup mensyukuri akan anugerah-Nya yang cuma tanpa harus berbuat baik.

M3 = Melakukan FT

1. Mengucapsyukur dan melakukan perbuatan yang merupakan perbuatan syukur pada Allah atas keselamatan yang sudah diberikan-Nya untuk saudara.

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikanlah bagaimana kasih dan keselamatan dari Allah mengubahkan hidup dan motivasi hidup saudara.

Sebab barangsiapa menyangkal Anak,ia juga tidak memiliki Bapa.

Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.

1 Yohanes 2:23

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Makna Angka 12”

“Persembahan Pembangunan Gereja”