“Berita Tentang Pengharapan”

Yesaya 61:1-3

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah pada Tuhan dengan ucapan syukur karena Tuhan selalu memperhatikan orang-orang yang sengsara dan orang-orang yang perlu diperhatikan.

M2 = Merenungkan FT

1. Apa yang ada pada dirinya? Mengapa Allah memberikannya? (1)

........................................................................................

2. Untuk apa Tuhan memberikannya kepada Yesaya? (1-3)

........................................................................................

........................................................................................

3. Apa yang dikatakan mereka setelah melihat Israel dipulihkan? Dan sebutan apa yang memperlihatkan keagungan-Nya? (3)

........................................................................................

........................................................................................

PENGAJARAN

Yesaya 61 adalah bagian dari Trito - Yesaya (Yesaya bagian ketiga). Yesaya adalah seorang nabi yang bernubuat di masa pembuangan. Pada tahun 536 SM, Raja Koresy mengijinkan orang-orang Yahudi untuk pulang ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Suci (Ezra 6: 3-5). Jadi walaupun mereka sudah kembali dari pembuangan, tetapi orang-orang Yahudi masih berada di dalam tahun-tahun yang gelap dan penuh frustrasi. Dalam situasi yang demikian, bangkitlah seorang nabi dan pengkhotbah yang membawakan firman Tuhan. Inti dari pemberitaan trito-Yesaya adalah penghiburan bagi umat Israel dan berita keselamatan.

Yesaya 61:1-3, berisikan pelantikan dan tugas seorang nabi dalam memberitakan 'berita sukacita dan keselamatan' pada umat-Nya yang sedang mengalami masa-masa kegelapan dan frustrasi. Tentang hamba-Nya ini, Tuhan berfirman dan mengurapinya untuk membawa kabar baik kepada : (i) Orang-orang sengsara, yaitu orang-orang yang berkekurangan, miskin dan tertekan. (Ii) Bagi orang-orang yang remuk hati, putus asa, patah semangat. (Iii) Dan bagi orang-orang tawanan.

Kabar baik ini menimbulkan kesukaan, kebebasan dan kesembuhan. Waktu itu akan disebut sebagai 'tahun Yobel' atau tahun rahmat Tuhan. Dimana pada tahun rahmat Tuhan akan terjadi pembalasan Tuhan terhadap bangsa-bangsa penindas, orang-orang sombong direndahkan dan orang-orang sengsara ditinggikan Allah. Perubahan yang akan terjadi ditengah-tengah umat yang frustrasi itu digambarkan dengan kiasan yang indah: perhiasan kepala ganti abu (biasanya orang yang berduka menaruh abu dikepalanya), minyak untuk pesta ganti kain kabung dan nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar. Hamba Tuhan yang dilantik untuk memberitakan kabar baik digenapi di dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus melayani dengan penuh belas kasihan, dan puncak kasih Tuhan adalah kematian dan kebangkitanNya yang memperdamaikan manusia berdosa dengan Tuhan.

Yesus datang untuk membebaskan dan menghibur anak Tuhan supaya masa perkabungan berakhir, dan berganti dengan sukacita. Masa yang penuh pengharapan bagi anak-anak Allah. Dan sebagai orang-orang yang dikasihi Tuhan, saat ini saudara terpanggil untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan kepada orang-orang di sekelilingmu. Apakah saudara sudah melakukan tugas panggilan tersebut? Ingatlah, banyak orang membutuhkan 'berita pengharapan' tersebut dalam dunia yang tiada pengharapan.

M3 = Melakukan FT

1. Ambillah tekad mulai hari ini untuk 'menjadi berkat' bagi orang-orang yang membutuhkan kasih Allah. Jangan tunggu, lakukan sekarang selagi ada kesempatan!

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikanlah berkat firman hari ini yang mengingatkan saudara tentang kasih Tuhan, kepada teman-teman, supaya mereka juga dapat mengambil tekad yang sama untuk peduli kepada sesama.

”Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita

dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus

kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” Roma 15:13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Persembahan Pembangunan Gereja”

“Makna Angka 12”