”Kristus: Pengharapan Bagi Semua Orang”

Matius 12:15b-21

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah agar Tuhan menolong saudara memahami bahwa Kristus adalah satu-satunya pengharapan semua bangsa.

M2 = Merenungkan FT

1. Apakah yang dilakukan oleh orang banyak dan apa yang terjadi dengan mereka? (15b)

...............................................................................................

2. Mengapa Dia melarang mereka menceritakan siapa Dirinya? (17)

...............................................................................................

3. Kepada siapa Tuhan Yesus ajarkan hukum-hukum-Nya? (18b)

...............................................................................................

4. Siapakah pengharapan bangsa-bangsa? (21)

...............................................................................................

...............................................................................................

PENGAJARAN

Tuhan Yesus tahu akan rencana orang-orang Farisi dalam ayat 14, dan Ia tahu juga: bahwa belum saatnya bagi-Nya untuk mati dan Dia mati bukan dengan cara pembunuhan biasa. Pada waktu Yesus menyingkir, Ia tetap menjadi berkat bagi orang dengan cara menyembuhkan penyakitnya (ay 15). Jadi, dalam bahayapun, Ia tidak bersikap egois, tetapi tetap memikirkan bagaimana bisa menjadi berkat bagi orang lain. Ayat 16, Yesus melarang untuk memberitahu siapa Dia: 1) Ini mungkin ditujukan kepada roh jahat (bnd Mrk 3:12). Mengapa Yesus melarang mereka? Karena Yesus tidak mau dianggap berkomplot (bandingkan dengan Kis 16:16-18). 2) Mungkin juga larangan Tuhan Yesus ini ditujukan kepada orang disembuhkan (ay. 15-16). Mengapa Yesus melarang? Mungkin agar tidak mengundang bahaya dari orang-orang Farisi yang ingin membunuhnya.

Jelaslah bahwa kebenaran tidak selalu harus dinyatakan pada setiap saat. Kadang-kadang, kalau memang keadaan tak menguntungkan bagi Kerajaan Allah, maka kebenaran itu harus ditahan dulu (bnd. 1 Kor 3:1-2; Yoh 16:12; Pkh 3:7b). Ayat 18-21, adalah kutipan dari Yesaya 42:1-4. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa Matius menghubungkan peristiwa ini dengan Yesaya 42:1-4? Apakah hubungannya? 1) Yesus tidak mau ber-konfrontasi dengan orang-orang Farisi (ay. 14-15). Ini sesuai dengan ayat 19-20. 2) Tuhan Yesus hidup sesuai kehendak Tuhan (ay 15 - jadi berkat bagi orang lain), sesuai dengan ayat 18. 3) Tuhan Yesus mengajar Firman Tuhan kepada bangsa-bangsa lain / diikuti bangsa-bangsa lain (Mrk 3:7-8), sesuai dengan ayat 18, 21.

Tuhan Yesus menggunakan setiap pertemuan dengan orang “kafir” sebagai kesempatan untuk menanamkan pandangan “segala bangsa” dalam pikiran para murid-Nya, untuk mengubah paradigma mereka yang sempit dan telah mendarah daging. Demikian juga sebelum naik ke surga, dengan jelas sekali, Yesus menjabarkan Amanat Agung kepada mereka, memaparkan kembali misi dan berita yang harus disampaikan karena Injil Kerajaan masih tetap menjadi kebenaran yang memerdekakan dari kuasa Iblis, dosa dan maut. Sebab itu, misi Gereja tidak boleh berubah tetapi harus tetap mengkomunikasikan berita yang penting ini kepada semua bangsa di bumi. Injil yang sudah memberikan saudara keselamatan, oleh sebab itu, pesan keselamatan itu perlu juga disampaikan kepada semua bangsa. Tuhan tidak memanggil saudara untuk memulai pekerjaan baru, tetapi Dia mengundang saudara yang walaupun kecil dan lemah, untuk bergabung dengan pekerjaan yang sudah dimulai sejak dahulu kala, yaitu untuk memberitakan ”Kristus: pengharapan semua bangsa” (ay. 21).

M3 = Melakukan FT

1. Mulailah berdoa untuk suku-suku bangsa yang terabaikan di Indonesia dan dunia supaya hati mereka terbuka untuk menerima berita tentang Kristus: pengharapan semua bangsa!

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikanlah berkat yang saudara dapatkan melalui Firman Tuhan hari ini kepada keluarga dan rekan komsel, ajak mereka juga berdoa untuk misi!

”Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita

dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus

kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” Roma 15:13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Persembahan Pembangunan Gereja”

“Makna Angka 12”