“Samuel: Anak Yang Dipersiapkan”

1 Samuel 1:19-26; 2:18-21,26

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah pada Tuhan supaya sebagai orang tua, saudara mau mendorong anak-anak untuk terbeban melayani Tuhan.

M2 = Merenungkan FT

1. Apa yang dilakukan setiap tahun oleh ibunya Samuel? (ay. 19)

...............................................................................................

2. Apa yang dilakukan oleh imam Eli ketika Elkana dan Hana datang mempersembahkan korban sembelihan setiap tahun? (ay. 20)

...............................................................................................

3. Bagaimana keadaan dari anak-anak imam Eli setelah mereka dinasehati? (ay. 22-25)

...............................................................................................

4. Dan bagaimana keadaan dari Samuel yang muda ini? (ay. 21) ...............................................................................................

...............................................................................................

PENGAJARAN

Sepeninggal Yosua terjadi kekosongan kepemimpinan di Israel. Bangsa ini masih hidup dalam ketaatan kepada semua hukum Tuhan hingga kemudian para tua-tua yang hidup lebih lama dari Yosua telah meninggal dan generasi baru Israel pun bermunculan. Generasi baru ini adalah orang-orang yang belum pernah menyaksikan kedahsyatan perbuatan Tuhan di masa lalu terhadap nenek moyang mereka. Pergaulan mereka dengan bangsa-bangsa asing mempengaruhi tingkah laku, sehingga bangsa Israel mulai menyembah ilah asing, hal ini merupakan awal dari penganiayaan yang mereka alami, yang membuat bangsa ini berseru pada Tuhan. Hal ini berpengaruh juga pada kehidupan di rumah Tuhan (ay. 12-17). Diceriterakan tentang kedua anak imam Eli yang bertindak sangat jahat di hadapan Tuhan. Eli adalah seorang ayah yang tidak memperdulikan keadaan anak-anaknya sejak kecil, terbukti mereka kemudian bertumbuh menjadi orang-orang jahat dan tidak menghormati Tuhan. Sedangkan Elkana beserta istrinya sangat perduli dan memperhatikan Samuel, meskipun Samuel berada jauh dari mereka, Samuel menjadi anak yang diserahkan orang tuanya untuk melayani Tuhan. Sementara anak-anak Eli yang seharusnya menjadi penerus ayahnya untuk memegang jabatan imam dibiarkan saja oleh ayahnya untuk melakukan kejahatan dan tidak melayani Tuhan dengan benar. Imam Eli pun lebih menghormati anak-anaknya daripada Tuhan, akhirnya anak-anak Eli mati sia-sia. Sedangkan Elkana dan istrinya Hana selalu datang ke rumah Allah di Silo setiap tahun untuk mempersembahkan korban. Kedatangan mereka yang selalu rutin setiap tahunnya menunjukkan bahwa Hana dan Elkana, memiliki perhatian dan rasa kasih akan Allah yang begitu besar. Dan perikop ini ditutup dengan Samuel semakin bertambah besar dan semakin disukai olah Tuhan maupun manusia pada ayat 26. Hal ini menunjukkan bagaimana keadaan orangtuanya akan terlihat dari keadaan anaknya. Akhirnya Tuhan memakai Samuel menjadi seseorang yang penting pada masa itu di Israel.

Keluarga Elkana dan Hana merupakan keluarga yang dapat dijadikan teladan oleh keluarga-keluarga dewasa ini, karena keluarga ini adalah contoh keluarga yang taat dan takut akan Tuhan dan menjadikan keluarga ini diperkenan oleh Tuhan, menghasilkan seorang anak yang melayani Tuhan dengan sepenuh hati, dan berkat selalu ada pada hidup mereka. Bagaimana dengan keluarga saudara? Apakah saudara mau menyerahkan anak saudara untuk melayani Tuhan?.

M3 = Melakukan FT

1. Jadikanlah keluarga Elkana dan Hana menjadi teladan dalam ketaatan dan takut pada Tuhan, dan menyerahkan anak saudara untuk melayani Tuhan, dan menjadi berkat buat bangsa.

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikablah berkat yang luar biasa yang didapatkan pada saat melakukan M3, kepada saudara, rekan kerja dan teman komsel saudara.

”Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak.

Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?” Ibrani 12:7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Makna Angka 12”

“Persembahan Pembangunan Gereja”