Bahan Komsel: "Dilahirkan Untuk Menyembah"
Wahyu 4:11, Markus 12:30
Pengajaran
Setiap orang dilahirkan dengan berbagai tujuan atau keinginan dari orang tua mereka. Ada yang melahirkan anak karena tidak ingin kesepian, ada yang bertujuan untuk menjadi pewaris dari kekayaannya, ada yang pingin punya anak agar memperbaiki keturunannya, atau melanjutkan cita-cita yang tidak dapat dilakukan orang tua mereka dan seribu satu alasan lainnya. Jadi mungkin anak-anak akan dapat menemukan tujuan hidup dari orangtuanya, walau mungkin tidak semuanya sesuai keinginan dari sang anak itu sendiri.
Namun sesungguhnya, jika kita ingin tahu tujuan hidup, kita tidak akan menemukannya di ‘google search’ (mesin pencari jawaban). Kita tidak akan menemukannya dalam cara ‘Tanya-jawab’. Kita tidak akan menemukannya dalam buku ‘primbon’, kita tidak akan menemukannya dalam sebagian seminar. Jika ingin tahu tujuan hidup, kita harus berbicara kepada sang Pencipta yang menciptakan diriku, atau mencarinya dalam buku manual-Nya, yaitu Alkitab. Kita diciptakan oleh Allah dan diciptakan untuk Allah. Dan tujuan-Nya atas diri kita adalah menyembah-Nya. Prinsip sederhana dari sebuah penyembahan adalah melalui penyembahan aku makin mengenal dan makin mengasihi Allah. Jadi kalau setiap anak-anak Tuhan dilahirkan untuk menyembah Tuhan Allah yang telah menciptakan mereka, berarti:
1. Penyembahan adalah respons saya kepada kasih Allah. Penyembahan adalah cara saya bereaksi, merespon, kepada Allah ketika Ia mengasihi saya. Itulah penyembahan. Ia telah mengasihi kita, oleh sebab itulah, kita menyembah-Nya. Penyembahan adalah memfokuskan perhatian hanya kepada Allah. Penyembahan adalah memfokuskan akal, pikiran, perhatian kita kepada Allah. Itu memerlukan energi dan membutuhkan konsentrasi dan perhatian kita.
2. Memberikan kembali /mengembalikan kepada Allah. Ia telah memberikan banyak hal dan sekarang waktunya kita kembalikan kepada-Nya melalui penyembahan. Itulah pemberian yang menyenangkan Allah. Itu memberi kenikmatan bagi Allah.
3. Menggunakan kemampuan saya untuk Allah (memuliakan Allah). Inilah mengasihi Allah dengan segenap kekuatan kita. Pasti Allah ingin kita mengenal-Nya dengan seluruh akal (pengetahuan) kita. Setelah itu, Dia ingin kita merasakan-Nya dengan hati dan jiwa kita (perasaan). Dan Dia ingin kita melayani-Nya dengan kekuatan kita. Jadi Penyembahan berarti mengimani diriku dan memakai iman itu untuk memaksimalkan diriku untuk makin memuliakan dirinya melalui penyembahan kita.
Sharingkan:
· Apakah sekarang tujuan hidup kita? Apakah yang menyita hidup kita ?
· Apakah kita saat ini hidup dalam penyembahan itu? Mengapa?
Komentar