“Dilahirkan Untuk Mengagungkan Dia”

Mazmur 148

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah kepada Tuhan agar Dia selalu mengingatkan saudara untuk senantiasa mengagungkan Tuhan melalui kehidupan sehari-hari sebagai wujud penyembahanmu.

M2 = Merenungkan FT

1. Kepada siapa seruan untuk pujian penyembahan umat di sampaikan?(2-5b,7-12)

................................................................................................................

...............................................................................................................

2. Mengapa Tuhan harus di puji oleh semuanya baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi?(5b-6,13b-14)

...............................................................................................................

3. Bagaimanakah pendapatmu sendiri, pentingkah bagi saudara untuk memuji Tuhan? Mengapa?

...............................................................................................

...............................................................................................

PENGAJARAN

Di hampir seluruh kitab Mazmur terisi syair-syair yang memiliki suatu jiwa atau semangat pujian atau penyembahan. Maka tidaklah mengherankan seandainya sebagian besar isi dari kitab Mazmur adalah merupakan seruan untuk menyembah dan memuji Tuhan Allah, Sang Pencipta. Dalam bahasa Ibrani, kitab Mazmur diberi judul “Tehilim” atau “Sefer Tehilim” (Kitab Tahlil-tahlil) atau disingkat “Tilim” yang berarti kidung puji-pujian. Sedangkan dalam kitab Septuaginta (Kitab Perjanjian Lama - dalam bahasa Ibrani- yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani) diberikan nama Psalmoi (Mazmur), yaitu “lagu-lagu atau puisi-puisi yang dinyanyikan dengan iringan musik”. Kata Psalmos sendiri berasal dari kata psallein yang berarti “memetik senar” pengiring lagu.

Mazmur 148 berisikan seruan kepada segenap ciptaan-Nya baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi untuk menaikkan pujian penyembahan kepada sang Penciptanya. Karena hanya Dia-lah yang layak untuk menerima puji-pujian. Allah layak menerima puji-pujian, karena: 1). Dia telah mencipta mereka (ay.5b), 2). Dia selalu memelihara segenap ciptaan-Nya (ay.6) 3). Dia senantiasa mengawasi segenap ciptaan-Nya (ay.6b), 4). Hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur (ay.13a), 5). Keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit (ay.13b), 6). Dia telah meninggikan tanduk umat-Nya (tanduk = lambang kekuatan), menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya (ay.14).

Pada intinya Pemazmur dalam bagian ini bahwa kewajiban dari ciptaan-Nya memberikan pujian atau penyembahan mereka kepada Allah yang Agung atau Mulia (ay.6b ‘memberi ketetapan yang tidak dapat dilanggar’). Sebab mereka tercipta hanya untuk mengagungkan nama-Nya (ay.13). Dan merupakan suatu kesenangan bagi-Nya seandainya mereka yang menjadi umat pilihan-Nya (ay. 14 ‘menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya, bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya’), yang dikasihi-Nya. Itu artinya, Allah lebih menikmati pujian dari umat yang dekat, umat yang telah dipilih-Nya secara unik dan istimewa, daripada mendapatkan pujian atau penyembahan dari para malaikat (ay.2), galaksi (ay.3-4), atau binatang (ay.7,10) atau alam semesta (ay.8). Saudara juga termasuk umat pilihan-Nya, maka seyogianya memberikan pujian atau penyembahan dan menikmatinya sebagai bagian pujian syukur saudara, karena Dia telah menciptakan, memilih dan memberikan hak istimewa untuk saudara dapat mengagungkan-Nya.

M3 = Melakukan FT

1. Tuliskanlah beberapa sikap atau cara dalam mengagungkan Tuhan Allah dalam kehidupan saudara?

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikanlah berkat rohani yang diperoleh dalam perenungan hari ini kepada anggota keluargamu, anggota komselmu, dan teman-temanmu.

“...Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” Wahyu 4:11

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Makna Angka 12”

“Persembahan Pembangunan Gereja”