"Dilahirkan Untuk Merasakan Hadirat-Nya"
M1 = Menerima FT
1. Berdoalah agar Tuhan menolong saudara sebagai ciptaan-Nya dapat mengalami hadirat Allah pada saat saudara memuji dan menyembah-Nya.
M2 = Merenungkan FT
1. Tuliskan 2 komitmen Pemazmur kepada Tuhan! (ay. 23)
.................................................................................................................
.................................................................................................................
2. Apakah yang menjadi dasar pujian Pemazmur pada-Nya? (ay. 25)
................................................................................................................
3. Apa tindakan yang dilakukan Pemazmur saat dia menyembah Tuhan Allah (Ay. 26)
................................................................................................................
.................................................................................................................
4. Apakah tujuan Pemazmur dalam memuji Tuhan? (ay. 27) ...............................................................................................
...............................................................................................
PENGAJARAN
Kalimat pembuka dan ucapan syukur yang dinaikkan pemazmur dalam bagian ini ditujukan kepada Tuhan (ay. 23), dikarenakan pemazmur telah mengalami jaminan jawaban Tuhan atas segala pergumulan-pergumulannya. Kalau memperhatikan ayat 2 -3 dari Mazmur ini maka akan ditemukan perasaan duka yang dalam sedang dialami pemazmur pada saat ia merasa Tuhan jauh, tidak menolong, dan tidak menjawab seruannya. Akan tetapi di ayat 25 dengan jelas terlihat bagaimana pemazmur mengalami perbuatan Tuhan yang tidak memandang hina atau mengabaikan orang-orang yang berseru kepada-Nya. Dalam hal ini pemazmur telah mengalami kehadiran Tuhan yang menepati janji pemeliharaan atas umat-Nya. Sebagai respon atas perbuatan Tuhan itu, pemazmur menaikkan pujian dan penyembahannya bukan hanya secara pribadi, akan tetapi ia berseru sambil mengajak seluruh jemaat untuk memuji Tuhan bersamanya. Dengan itu pemazmur berharap, setiap orang yang mau datang kepada Tuhan dan memuji-Nya akan dipuaskan dan memiliki persekutuan yang indah dengan Tuhan. Mereka akan mengalami hadirat Tuhan yang memuaskan dan menghidupkan hati mereka (ay. 27).
Ketika persoalan hidup, konflik dan jalan buntu menghadang kehidupan ini, maka tidak sedikit orang merasakan seperti yang dirasakan oleh Pemazmur: merasa sendiri, ditinggalkan, tak dikasihi bahkan mulai tiada merasakan Tuhan Allah menyertai hidupnya. Pemazmur sadar kembali ketika dalam menghadapi pergumulan-pergmulannya, ia merasa begitu kecil, tiada sesuatu yang bisa dibanggakan, rapuh dan tak berdaya (ay.7-8). Maka ketika ia berserah total kepada Allah yang menciptakannya (ay.9-11), maka ia mulai merasakan kehadiran-Nya dan bisa bersyukur kepada Tuhan Allah walau masalah tidak langsung bisa selesai saat itu juga.
Bukankah anak-anak Tuhan saat ini juga seringkali mengalami perasaan yang sama dengan pemazmur? Merasa Tuhan tidak peduli, Tuhan begitu jauh dan Tuhan tidak mau menjawab seruan doa saudara. Akibatnya seringkali saudara merasa putus asa dan ingin meninggalkan Tuhan. Padahal Tuhan tidak pernah mengabaikanmu, ketika saudara datang menghadap-Nya, bersekutu dengan-Nya dan memuji-Nya, justru saat itulah saudara akan mengalami hadirat-Nya yang dapat memuaskan dan menghidupkan hati saudara yang beku. Oleh sebab itu, ketika masalah hidup makin menumpuk, seharusnya saudara semakin sering bersekutu dengan Tuhan dan memuji-Nya supaya saudara bisa mengalami hadirat Tuhan yang memuaskan dan menguatkan dalam menghadapi tantangan hidup ini.
M3 = Melakukan FT
1. Sediakanlah waktu pribadi untuk bersekutu dengan Tuhan (+ 30 menit) agar saudara makin merasakan kehadiran Allah dalam hidupmu dan saudara diingatkan oleh-Nya bahwa Ia ada untuk saudara!
.....................................................................................
M4 = Membagikan FT
1. Bagikanlah pengalaman yang Anda peroleh pada saat Anda mengadakan pujian dan penyembahan pribadi kepada Tuhan. Bagikan hal ini kepada sedikitnya 2 orang yang Anda temui hari.
“...Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” Wahyu 4:11
Komentar