“Menyembah Untuk Kemuliaan-Nya”
M1 = Menerima FT
1. Memohonlah kepada Tuhan agar diberikan hati yang senantiasa memuliakan Tuhan walau apapun yang terjadi dalam hidup saudara.
M2 = Merenungkan FT
1. Kepada siapakah kemuliaan itu harus diberikan? Mengapa? (1)
...............................................................................................................
...............................................................................................................
2. Apakah perbedaan antara Tuhan dengan berhala-berhala ? (3-8)
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................
3. Berapakali kalimat “Percayalah kepada Tuhan disebut? (9-11)
...............................................................................................................
4. Siapakah yang layak menyembah Allah? (17-18) ...............................................................................................
...............................................................................................
PENGAJARAN
Mazmur ini adalah sebuah puisi yang sering digunakan dalam kemah-kemah ibadat bangsa Israel setelah mereka masuk ke Kanaan. Sebuah puisi pujian yang digunakan untuk memuji kebaikan dan kasih setia Allah. Di ayat 1 dikatakan bahwa pemazmur meminta Tuhan memuliakan nama-Nya sendiri, bukan nama bangsa Israel. Lalu pemazmur membahas tentang alasan mengapa ia meminta Tuhan memuliakan nama-Nya sendiri, yaitu oleh karena kasih dan kesetiaan-Nya. Ayat pertama ini dapat dikatakan sebagai respon bangsa Israel dalam meminta pertolongan, yang mana seruan permohonan itu dilakukan dengan penuh iman : Tuhan pasti akan menolong umat-Nya, dan bukan karena mereka Tuhan bertindak, melainkan karena nama-Nya yang kudus (lihat Yehezkiel 36:22-23).
Disini pemazmur mengajak umat Israel untuk percaya dan takut kepada Tuhan (ay.9-11) agar mereka mendapat berkat dan kebaikan Tuhan (ay.12-15) sebab Dialah yang memiliki sumber berkat-berkat (ay.16). Jadi menghendaki orang-orang yang dengan hati teguh percaya pada-Nya pasti akan mendapat perlakuan yang sama, yaitu berkat Tuhan. Mengapa harus menyembah-Nya? Karena Tuhan tidak menerima penyembahan dari orang-orang yang mati atau orang-orang yang ada di kuburan, tetapi ciptaan-Nya yang hidup dan yang bersemangat, bukan yang tiada semangat, yang loyo, yang tiada kehidupan dalam jiwanya (ay.16-17).
Inti dari sebuah penyembahan adalah penyerahan diri secara menyeluruh dari hidupnya kepada Tuhan Allah. Ada 3 halangan yang menghalangi seseorang untuk menyerahkan diri, yaitu: ketakutan, keangkuhan dan kebimbangan. Bukankah ungkapan ayat 2-8 memaparkan akan keangkuhan manusia kepada Allah yang telah menciptakan mereka? Bagaimanakah kehidupan penyembahan saudara? Apakah dalam hidup saudara memiliki hidup yang berserah total kepada Allah? Penyerahan diri hanya dimungkinkan ketika saudara mengenal dengan baik bahwa Allah yang saudara sembah setiap waktu dalam hidup saudara adalah Allah yang Hidup, Allah yang menciptakan saudara bahkan Allah yang memiliki segala alam semesta, Allah Sang sumber berkat itu?
Biarlah renungan firman Tuhan hari ini membawa saudara untuk menyembah dan memuliakan Allah dengan cara yang sederhana, yaitu mempercayai dan memberikan Dia sesuai dengan posisi dan porsi yang benar sebagai Allah! Selamat untuk memuliakan Dia dalam hidup saudara sepanjang hari ini.
M3 = Melakukan FT
1. Setiap malam sebelum tidur, baiklah diri saudara evaluasi diri apakah telah mengembalikan kemuliaan Tuhan atas apa yang telah dilakukan hari ini?
.....................................................................................
M4 = Membagikan FT
1. Bagikanlah berkat dan pengalaman yang didapatkan saat saudara mengembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan atas apa yang telah dikerjakan kepada orang-orang di sekitarmu.
“...Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” Wahyu 4:11
Komentar