“Keindahan Menyaksikan Firman”
M1 = Menerima FT
1. Berdoalah agar saudara dapat merasakan pengalaman yang indah dalam menyampaikan firman Tuhan pada orang-orang disekitar saudara.
M2 = Merenungkan FT
1. Bagaimanakah bunyi firman Tuhan kepada Yehuda? (3-5)
...............................................................................................
...............................................................................................
2. Mengapa kedatangan pembawa berita itu disebutkan sebuah keindahan? (7)
...............................................................................................
...............................................................................................
3. Apakah isi berita yang dibawa oleh pemberita firman? (9-10)
...............................................................................................
...............................................................................................
PENGAJARAN
Bangsa Yehuda hidup dalam keadaan yang tidak menyenangkan Allah, di mana mereka tidak mementingkan kekudusan hidup dan menyembah berhala. Oleh sebab itu para nabi termasuk nabi Yesaya menyampaikan berita pertobatan kepada bangsa Yehuda agar mereka bertobat. Namun, mereka tetap mengeraskan hati dan tetap berkanjang dalam kehidupan dosa mereka. Allah yang Mahakasih itu juga adalah Allah yang adil dan menginginkan agar hidup umat-Nya dalam kekudusan, sehingga konsekuensi dari perbuatan bangsa Yehuda maka Allah menghukum mereka. Dengan hukuman yang Allah berikan, Ia menginginkan agar umat-Nya segera berbalik dari kehidupan mereka yang lama, yang tidak menyenangkan Allah dan kembali kepada hidup yang hanya menyembah Allah saja.
Keberadaan Yehuda yang berada dalam pembuangan saat itu menyebabkan mereka menjadi putus asa untuk masa pembebasan mereka. Namun, di tengah-ditengah keputuasaan, Yesaya berkata “Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik...” (ay. 7). Ini menunjukkan bahwa mereka berbahagia karena kedatangan pembawa berita, karena berita pengharapan yang sangat dinantikan itu. yaitu berita keselamatan kepada mereka, walau pun ada sebagian berita teguran atau neasehat untuk bertobat. Selain itu, Allah juga ingin menyatakan bahwa hanya Allah yang Mahakuasa atas kehidupan mereka. Dengan berita kabar baik yang disampaikan itu nabi Yeasaya, bangsa Yehuda kembali menyembah pada-Nya, sehingga berita yang ‘keras’ menjadi berita yang ‘indah’ ketika hati mereka terbuka menyambutnya.
Dalam menyaksikan firman kepada orang-orang di sekitar, tentu saja ada banyak tantangan yang akan dihadapi. Mungkin saja mereka menolak, tetap mengeraskan hati mereka, dan bagi orang-orang yang menerima firman tetap hidup dalam dosa mereka. Namun, satu hal yang perlu terus diingat bahwa bagi setiap orang percaya yang menyampaikan firman Allah itu, hal itu merupakan suatu yang indah. Karena di balik itu tantangan yang dihadapi itu ada suatu sukacita yang Allah anugerahkan pada setiap pemberita firman Allah. Selain itu, keindahan dari menyaksikan firman juga disebabkan karena isi berita itulah yang penting, di mana berita pembebasan kuasa dosa dan berita keselamatan di dalam Yesus yang itulah yang disampaikan. Oleh sebab itu, tetaplah semangat dalam menyaksikan firman Tuhan. Jangan putus asa dan selesaikan pertandingan yang telah ditetapkan Tuhan untuk saudara laksanakan hari ini.
M3 = Melakukan FT
1. Tuliskan pengalaman-pengalaman indah apa saja yang saudara dapatkan ketika menyampaikan firman!
.....................................................................................
M4 = Membagikan FT
1. Bagikanlah kepada rekan komsel saudara tentang pengalaman indah yang saudara dapatkan ketika menyampaikan firman!
“Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik...” Yesaya 52:7
Komentar