”Menyaksikan Firman Dengan Taat”

Kisah Para Rasul 4:19-22

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah kepada Tuhan supaya dengan hikmat dan anugerah-Nya, saudara berjalan dalam ketaatan untuk dapat memnyaksikan kasih-Nya bagi seluruh umat manusia.

M2 = Merenungkan FT

1. Apakah jawab Petrus dan Yohanes di hadapan Mahkamah Agama ketika mereka dilarang bersaksi tentang Yesus?(19,20))

...............................................................................................

...............................................................................................

2. Bagaimana respon para pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mendengar jawaban Petrus dan Yohanes? (21a)

...............................................................................................

...............................................................................................

3. Akhirnya, bagaimana nasib Perus dan Yohanes di dalam sidang Mahkamah Agama? Mengapa? (21b-22)

...............................................................................................

...............................................................................................

PENGAJARAN

Petrus dan Yohanes adalah contoh orang-orang Kristen yang memiliki sikap hati yang pantang menyerah untuk selalu menyaksikan tentang Yesus. Mereka taat untuk menyaksikan, memberitakan dan mengajarkan tentang Yesus Kristus (Kisah 1:8), sekalipun pada akhirnya mereka ditangkap dan dipenjarakan (4:2-3). Bahkan ketika sidang Mahkamah Agama mengeluarkan suatu keputusan untuk mengancam dan melarang mereka untuk berbicara tentang Yesus, aturan yang diputuskan itu tidak membuat mereka menyerah, tetapi dengan kata-kata yang penuh hikmat dari Allah, mereka menjawab akan keputusan yang disampaikan tersebut, “Silahkan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kamu untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan apa yang telah kami dengar.” (ayat 19,20).

Akhirnya, Petrus dan Yohanes dapat dilepaskan karena tidak ada alasan untuk untuk menghukum mereka, juga karena sidang takut akan orang banyak yang memuliakan nama Allah, yaitu mereka yang telah merasakan kuasa mujizat Tuhan Yesus. Inilah bukti kehidupan orang-orang yang telah mengalami atau diliputi oleh kasih Yesus Kristus dan dipenuhi kuasa Roh Kudus, yaitu memiliki sikap hati yang mau taat melakukan kehendak Allah diatas segala-galanya. Petrus dan Yohanes sadar bahwa mereka dipanggil Tuhan untuk bersaksi bagi nama-Nya, dan mereka hanya dituntut untuk setia dan mau taat melakukan kehendak Tuhan bagi mereka, yaitu menyaksikan apa yang telah dialami selama mengikuti Tuhan Yesus.

Saat ini banyak orang yang menyebutkan diri sebagai pengikut Kristus, tetapi tidak siap melakukan kehendak-Nya. Kehendak Allah bagi setiap umat-Nya adalah menjadi saksi-Nya. Banyak orang tidak mau bersaksi karena takut akan resiko yang dapat mengancam hidupnya; takut kehilangan pekerjaan; takut kehilangan jabatan, atau takut kehilangan warisan, dll. Seorang pengikut Kristus seharusnya rela dan siap berkorban bagi Kristus karena dilandasi oleh sebuah kesadaran bahwa Kristus telah lebih dahulu mengorbankan hidup baginya, bahkan jika pengorbanan itu harus dihadapi ingatlah pengorbanan saudara itu belum sebanding dengan pengorbanan yang telah dilakukan Yesus yang telah taat melakukan kehendak Bapa yaitu, mati atas kayu salib. Jikalau saudara taat menyaksikan firman maka Allah akan memberikan kuasa, hikmat dan keberanian bagi saudara melalui Roh Kudus yang akan senantiasa menyertai apa yang disaksikan oleh saudara.

M3 = Melakukan FT

1. Buatlah daftar orang-orang yang akan dikunjungi dan menceritakan tentang Yesus kemudian lakukanlah itu!

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikan komitmen saudara hari ini dan mintalah rekan komselmu, anggota keluargamu untuk mendukung komitmen saudara itu melalui doa dan keterlibatan bersama.

“Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik...” Yesaya 52:7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR