KEDATANGAN ORANG MAJUS
“Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya,
yaitu emas, kemenyan dan mur.” (Matius 2:10-11)
Salah satu peristiwa penting yang terjadi dalam kisah Kelahiran Yesus Kristus di Betlehem adalah sambutan dari orang-orang Majus dari timur. Mereka datang dari daerah yang jauh untuk mencari dan menyembah Yesus Kristus, yang lahir sebagai Mesias atau Raja dan Juruselamat dunia. Orang-orang Majus adalah orang-orang yang mengerti astronomi (ahli dalam ilmu perbintangan; ahli dalam ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit. Bukan astrolog, orang yang merjemahkan atau mengerti realita atau keberadaan manusia didasarkan posisi benda-benda di langit), oleh sebab itu, Allah berbicara dengan mereka sesuai bidang keahlian yang mereka miliki. Oleh sebab itu, mereka langsung memahami akan ‘tanda-tanda’ dari sang Pencipta langit, sehingga wajar sekali mereka langsung mempersiapkan diri dan segera mengikuti petunjuk atau ‘tanda’ dari Allah itu.
Ada suatu pelajaran indah, yaitu bahwa Allah selalu bekerja sesuai dengan kebiasaan, keahlian atau kemampuan yang bisa ditangkapnya. Namun acapkali manusia bukannya tidak mengenal atau tidak memahami ‘tanda’ Allah, tetapi mereka secara sengaja mendiamkan atau mengabaikan hal itu. Penyambutan yang pertama dan penting adalah kepekaan untuk membuka hati atas ‘tanda-tanda’ Allah secara selalu unik bagi setiap orang. Orang Majus tidak sekedar berhenti dalam penyambutan hati, tetapi mereka juga mempersiapkan materi yang terbaik bagi sang Mesias, Raja dunia yang akan menyelamatkan isi dunia ini. Bagaimana dengan saudara? Kiranya melalui PELITA 119 mempersiapkan hati dan kehidupan saudara untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus lebih baik dan berkesan.
“Pada waktu Yesus dilahirkan,
Allah melawat bumi ini”
R.C. Sproul
Dari Meja Gembala
Komentar