”Penyambutan Yohanes Pembaptis”
M1 = Menerima FT
1. Berdoalah kepada Tuhan agar melalui natal tahun ini, saudara dapat menyambut kelahiran-Nya dengan penuh sukacita!
M2 = Merenungkan FT
1. Apakah nubuat nabi Yesaya tentang Yohanes Pembaptis? (2-3)
................................................................................................................
................................................................................................................
2. Apakah seruan Yohanes dalam menyambut kedatangan-Nya? (4)
...............................................................................................
...............................................................................................
PENGAJARAN
Pelayanan Yohanes adalah awal dari berita kabar baik tentang Yesus, dan hal ini telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya. Dalam nubuatan nabi Yesaya telah jelas tugas yang akan dikerjakan oleh Yohanes, di mana Allah akan mengutus utusan-Nya yaitu Yohanes Pembaptis untuk mempersiapkan jalan bagi Yesus. Menurut tradisi raja-raja zaman dahulu, bilamana mereka hendak mengunjungi sebuah negeri, terlebih dahulu disuruhnya seorang hamba atau utusan berjalan mendahului dia ke negeri itu untuk mempersiapkan kebutuhannya. Demikian juga tugas Yohanes Pembaptis, ia harus menyediakan jalan untuk kedatangan Raja atas segala raja, yaitu Yesus Kristus. Tugas Yohanes adalah menyediakan hati umat Tuhan untuk menyambut Tuhan Yesus.
Dalam menjalankan tugasnya ini, dia menyampaikan seruan ”Bertobatlah dan beri dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” (ayat 4). Bertobat berarti berbalik dari kehidupan lama yang penuh dengan dosa dan dengan iman kepada anugerah Allah yang akan mengampuni dosa dan menyelamatkan manusia. Pertobatan tidak sekedar menyesali dosa yang telah dilakukan, akan tetapi juga harus menunjukkan perubahan di dalam kehidupannya. Setelah Yohanes menyampaikan khotbahnya tentang pertobatan ini, maka orang-orang pun datang mengaku dosa mereka dan memberikan diri untuk dibaptis. Dengan adanya hal demikian, tidak membuat Yohanes sombong, karena ia mengadari bahwa ia hanya sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Yesus. Oleh sebab itu, ia menyampaikan inti berita yaitu setelah dia akan datang seorang pribadi yaitu Yesus yang lebih berkuasa dari dirinya, bahkan Yohanes berkata membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Membuka tali kasut adalah pekerjaan seorang hamba, dan dia menggambarkan pekerjaan seorang hamba pun tidak layak untuk dilakukan kepada Yesus. Ini menunjukkan betapa mulia-Nya Dia yang akan datang.
Dalam memperingati Natal, sebagai refleksi dalam kehidupan setiap orang percaya, yaitu: adakah saudara bertobat dan berbalik dari kehidupan yang lama? Karena kasih dan anugerah pengampunan telah disediakan bagi setiap orang yang datang kepada-Nya. Ketika Yohanes menyambut kelahiran Yesus, ia dengan semangat mengabarkan berita pertobatan kepada orang-orang saat itu. Maka apakah yang dapat saudara lakukan dalam menyambut Natal tahun ini? Adakah saudara juga memberitakan berita pertobatan bagi orang-orang yang belum percaya kepada-Nya, agar mereka juga menerima anugerah kasih Allah di dalam kelahiran-Nya! Atau paling minim adalah mengajak mereka untuk ke gereja, agar mereka pun memiliki kesempatan suatu hari kelak untuk menyambut Yesus.
M3 = Melakukan FT
1. Berdoalah bagi anggota keluarga atau rekan-rekan saudara yang belum percaya kepada Tuhan dan sampaikanlah berita Injil kepada mereka!
.....................................................................................
M4 = Membagikan FT
1. Bagikanlah berita tentang kelahiran Tuhan Yesus kepada rekan-rekan yang ada di sekitar saudara!
“Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka...lalu sujud menyembah Dia”
Matius 2:10-11
Komentar