”Sejarah Kedatangan Sang Raja”

Matius 1:1-17

M1 = Menerima FT

1. Berdoalah pada Tuhan agar diberikan hati yang siap menyambut dan merayakan kedatangan (kelahiran) Tuhan Yesus, sang Raja di atas segala raja.

M2 = Merenungkan FT

1. Sebutkan keturunan-keturunan Abraham sampai Yehuda? (2)

...............................................................................................

...............................................................................................

2. Peristiwa besar apakah yang dicatat dalam silsilah ini? (11-12)

...............................................................................................

...............................................................................................

3. Ada berapa jumlah keturunan yang dicatat dari Abraham sampai Kristus? (17)

...............................................................................................

...............................................................................................

PENGAJARAN

Dalam pembukaan Injilnya, Matius menuliskan tentang silsilah Yesus Kristus yang berasal dari keturunan bangsa atau umat yang dipilih Tuhan. Garis keturunan ini juga bermaksud menelusuri kesinambungan pewaris takhta Daud, raja Israel. Ini dijelaskan dengan pembukaan dari apa yang ditulis Matius, yaitu “inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham” (Matius 1:1). Kedua nama yang mengawali garis keturunan Yesus ini adalah merupakan dua “orang besar” dalam kehidupan bangsa Israel (orang Yahudi). Abraham adalah bapa dari umat pilihan Tuhan dan juga bapa segala bangsa yang sudah ditentukan Tuhan dengan perjanjian yang diadakan antara Tuhan dan Abraham.

Demikian juga dengan Daud, yaitu raja yang diurapi oleh Tuhan untuk memimpin bangsa Israel, yang mengalami kejayaan pada masanya. Sebagaimana juga janji yang Tuhan nyatakan kepada keturunan Yehuda, yaitu “tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda” (Kejadian 49:10). Dan Dialah sang Raja Damai (Yesaya 9:5), Raja di atas segala raja (1 Timotius 6:15). Dan jikalau dilihat, nama-nama yang dicantumkan di dalam silsilah Yesus ini, kebanyakan dari mereka, dicatat sebagai orang-orang yang dipakai di dalam sejarah kehidupan umat manusia, terutama di dalam rencana keselamatan dari Allah sendiri. Oleh karena itu, kelahiran Kristus adalah peristiwa yang sudah ditentukan Tuhan bagi umat-Nya. Dia lahir sebagai seorang Raja Damai dan Dia akan menyatakan-Nya di dalam kehidupan umat-Nya, bahwa Dia adalah Raja di atas segala raja.

Jikalau memahami bahwa yang akan lahir adalah seorang raja, maka tentunya penyambutan dan perayaan yang dilakukan tidak lagi setengah hati. Sebagaimana para Majus, mereka melakukan segala sesuatu yang terbaik untuk menghadap sang Raja yang telah lahir. Demikian juga seharusnya yang dilkaukan anak-anak Tuhan pada masa sekarang, dalam menyambut dan merayakan kelahiran Kristus saudara harus mempersiapkan hati sepenuhnya untuk menyambut-Nya. Berikan bagi Dia tempat yang terbaik, di dalam hatimu dan biarkan Dia bertakhta di dalam kehidupanmu dan keluargamu. Apa pun yang sedang dikerjakan saat ini, mari dilakukan semuanya dengan sepenuh hati untuk menyambut kelahiran yang membawa damai dan sukacita bagi umat manusia. Cara penyambutan saudara akan menentukan sikap saudara dalam merayakan atau menyiapkan Natal tahun ini.

M3 = Melakukan FT

1. Persiapkanlah segala yang dibutuhkan, khususnya persiapan hati saudara dengan sungguh-sungguh, untuk menyambut dan merayakan Natal, karena Dia yang disambut adalah Raja di atas segala raja, yang telah menyelamatkan saudara dan keluarga saudara terlebih dahulu.

.....................................................................................

M4 = Membagikan FT

1. Bagikan berkat firman Tuhan yang didapatkan di dalam Komsel dan kepada anggota keluarga saudara.

“Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka...lalu sujud menyembah Dia”

Matius 2:10-11

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR