“Pengampunan Yang Tidak Terbatas”
M1 = Menerima FT
Berdoalah mohon Tuhan menolong, agar saudara memiliki iman yang sungguh-sungguh hanya terarah kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
M2 = Merenungkan FT
1. Hal apakah yang membuat wanita Kanaan berseru-seru dan meminta belas kasihan kepada Tuhan Yesus? (21-22)
...................................................................................................
2. Bagaimana respon Yesus atas permohonan wanita Kanaan itu? Gambaran apakah yang diberikan Tuhan Yesus kepada wanita Kanaan? (23-26)
...................................................................................................
3. Apa yang Tuhan Yesus katakan kepada wanita Kanaan sehingga akhirnya anaknya menjadi sembuh? (28)
...................................................................................................
...................................................................................................
PENGAJARAN
Setelah berdebat panjang dengan seorang Farisi (Matius 15:1-20), Yesus pun menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon, + 30 km sebelah utara Galilea. Dalam perjalanan itu ada satu peristiwa yang luarbiasa terjadi. Dimana ada seorang wanita yang dianggap kafir oleh orang Yahudi ternyata menampakkan iman yang sejati dan hidup. Sebuah golongan yang sangat tidak mungkin mendapatkan belas kasihan Allah Bapa, namun ternyata kasih Allah yang seolah-olah hanya untuk kalangan sendiri (limited - lihat kata-kata Yesus dalam ayat 24) ternyata kasih pengampunan dari Allah tidak terbatas, alias siapa pun akan menikmati jika memang ada kemauan atau kerinduan untuk mau menerima-Nya, dan tentu juga ada uluran tangan dari pihak Allah Bapa.
Wanita Kanaan ini memberi sebutan ‘Tuhan’ dan ‘Anak Daud’ pada Yesus. Ini jelas menunjukkan bahwa ia pernah mendengar tentang diri Yesus dan ia menanggapi apa yang didengar dengan baik. Wanita Kanaan ini yakin bahwa Yesus adalah Tuhan yang menyembuhkan. Karena itu ia tidak bertanya apakah Yesus bisa atau tidak. Dengan yakinnya, Ia langsung meminta Yesus untuk mengasihi dan menyembuhkan anaknya! Melalui ucapan dan sikapnya kepada Tuhan Yesus Kristus maka wanita Kanaan ini menunjukkan sebuah tindakan dari seorang yang beriman dan mempunyai kepercayaan kepada Kristus Yesus secara penuh. Padahal dia sudah tahu dan sadar bahwa sangat tidak mungkin untuk menikmati anugerah belas kasihan dari Tuhan Yesus, itu terlihat dari respon atas jawaban Yesus (ayat 27) dan permohonan yang begitu gigih (ayat 25). Suatu aksi sangat kontras, bila melihat sikap dari para pemimpin agama pada saat itu yang mengaku beriman kepada Allah namun menolak Tuhan Yesus. Melalui ucapan dan sikapnya maka wanita Kanaan ini menempatkan Tuhan Yesus sebagai Pribadi yang paling utama dalam hidupnya dimana dia bukan hanya ingin agar anak perempuannya yang kerasukan setan disembuhkan tetapi di lain pihak, ia mempunyai hati yang siap untuk men-Tuhankan Yesus sebagai Kristus.
Melalui firman Tuhan hari ini, saudara kembali didorong untuk melihat: Apakah selama ini saudara sudah sungguh-sungguh menjadikan Yesus Kristus sebagai yang utama dalam seluruh aspek hidup saudara atau sudahkah saudara memiliki iman yang sejati? Di sisi lain: Apakah saudara sudah menghargai anugerah belas kasihan Yesus kepada saudara? Suatu keselamatan yang sesungguhan tidak mungkin bisa saudara nikmati? Oleh sebab itu, marilah kietika saudara berkata bahwa saudara beriman kepada Dia maka bukan hanya sekedar slogan belaka tetapi menjadi suatu tindakan iman dimana saudara merendahkan diri demi supaya Kristus berkuasa atas hidup saudara.
M3 = Melakukan FT
Praktekkanlah teladan yang sudah diajarkan oleh Yesus dalam hidup saudara! Pikirkanlah orang-orang yang menyakiti saudara atau yang saudara pernah lukai dan carilah waktu untuk memaafkan atau meminta maaf kepada mereka!
….......................................................................................
..........................................................................................
M4 = Membagikan FT
Bagikanlah berkat firman Tuhan hari ini dan pergumulan dalam hal mengampuni kepada teman, sahabat rohani dan teman komsel saudara! Mintalah mereka mendoakan saudara agar saudara bisa mengampuni dengan tulus!
“Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka,
sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Lukas 23 :34
Komentar