"Ucapan Yang Mengubah Arah Hidup"

Kisah Para Rasul 9:3-18

M1 = Menerima FT

Berdoalah mohon Tuhan menolong, agar saudara sungguh-sungguh menerima setiap kebenaran firman Tuhan sehingga hidup saudara berubah makin serupa dengan Kristus.

M2 = Merenungkan FT

1. Dalam perjalanan ke Damsyik, fenomena apakah yang dialami Saulus sehingga ia rebah ke tanah? Apa yang terjadi dengannya setelah itu? (3-4,8)

...................................................................................................

...................................................................................................

2. Bagaimana respon dari teman-teman Saulus ketika melihat kejadian itu? Berapa hari Saulus tidak makan dan minum? (7,9)

...................................................................................................

...................................................................................................

3. Siapakah nama murid Tuhan yang diutus untuk menumpangkan tangan atas Saulus? Ke rumah siapakah dia pergi untuk menemui Saulus? (10-12)

...................................................................................................

...................................................................................................

PENGAJARAN

Dalam perjalanan menuju Damsyik, ada seorang muda bernama Saulus, (yang di kemudian hari, dirinya lebih dikenal dengan nama lain, yaitu Paulus) mengalami perjumpaan sangat pribadi dengan Yesus Kristus. Perjumpaan yang memiliki dampak begitu besar bagi Paulus karena melalui perjumpaan inilah terjadi perubahan nyata dalam hidupnya. Itulah perjalanan yang mengubah arah hidupnya. Sesungguhnya, dia ke Damsyik untuk membunuh orang-orang yang percaya Yesus. Namun setelah perjumpaan itu, dia malah mati-matian menjadikan ribuan orang untuk percaya kepada Yesus dan menjadi murid-Nya.

Paulus, sebelum berjumpa dengan Kristus, adalah seorang yang tidak pernah berpikir bahwa dia hanyalah pribadi dengan semangat berkobar-kobar tetapi salah arah, yaitu bertujuan menangkap dan menyerahkan orang-orang Kristen yang lari dari Yerusalem. Namun dalam semangat yang salah arah inilah Paulus ditemui atau dilawat secara pribadi oleh Yesus Kristus. Ketika menjumpai Paulus, Yesus menyatakan siapa diri-Nya dengan sebuah ucapan “Akulah Yesus, yang kau aniaya”. Ucapan ini menjadi pukulan yang telak dan sungguh-sungguh menghancurkan kebanggaan diri Paulus. Selama ini dia merasa sebagai pembela kehormatan Allah tetapi ternyata hanyalah penyiksa Sang Mesias. Ucapan yang disampaikan oleh Yesus Kristus dan didengar oleh Paulus menyadarkan siapakah dirinya dihadapan Allah. Dirinya tak lebih dari seorang pendosa yang sebenarnya layak mati oleh karena aksi-aksi yang dilakukan olehnya yang telah menyiksa Sang Mesias. Kata-kata Yesus yang penuh kasih dan mungkin jeritan atau keluhan telah mengubah arah hidup Saulus yang kemudian menjadi Paulus.

Saudara, sudah seberapa seringkah saudara mendengar ucapan Tuhan Yesus melalui firman-Nya dalam hidupmu? Adakah ucapan-ucapan-Nya masih sangat bermakna dalam di hati saudara? Apakah suara-Nya masih senantiasa menyadarkan siapakah diri saudara, dan yang akhirnya mengubah arah hidup saudara? Ataukah selama ini setiap ucapan Tuhan Yesus Kristus melalui firman-Nya hanyalah suatu ucapan yang berlalu begitu saja dalam hidup atau lewat belaka, tanpa menikmati lawatan-Nya. Akibatnya tiada perubahan yang pasti dalam hidup atau malah celakanya, saudara mungkin merasa tidak perlu mendengar ucapan-Nya. Melalui renungan firman Tuhan hari ini, lembutkanlah hati saudara dan biarkanlah ucapan-ucapan-Nya yang pernah didengar, kembali menggugah hati dan mengubah arah hidup saudara sehingga hidup saudara menjadi hidup yang menyenangkan Dia. Dengan demikian, firman Tuhan yang saudara nikmati seimbang dengan pertumbuhan rohani dan kedewasaan rohani yang saudara peroleh.

M3 = Melakukan FT

Biarlah hati saudara terharu dan tergerak oleh kasih Allah di atas salib, dan kasih itulah yang menggerakkan khaki dan memacu semangat saudara selama minggu ini untuk memberitakan Injil pada seseorang?

….......................................................................................

..........................................................................................

M4 = Membagikan FT

Bagikanlah berkat melalui kesaksian akan perbedaan hidup saudara di masa lalu dan masa sekarang dan Apakah yang telah mengubah hidup saudara, kepada teman-teman komsel atau rekan kerja atau siapapun!

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama

dengan Aku di dalam Firdaus.”Lukas 23 :43

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR