“Kekuatan Yang Terwujud”

1 Samuel 1:21-28

M1 = Menerima FT

Berdoalah supaya melalui firman Tuhan ini, apa yang saudara rindukan selama ini melalui doa-doa yang saudara panjatkan agar terwujud pada waktunya sesuai kehendak-Nya.

M2 = Merenungkan FT

1. Apa yang Hana rencanakan ketika Samuel telah cerai susu? Lalu apakah reaksi dari Elkana, suaminya? (22-23)

.........................................................................................................

.........................................................................................................

2. Apa saja yang dipersiapkan Hana pada saat hendak membawa Samuel ke rumah Tuhan? (24)

.........................................................................................................

.........................................................................................................

3. Apa yang Hana lakukan terhadap Samuel di hadapan imam Eli dalam rumah Tuhan? (28)

.........................................................................................................

.........................................................................................................

PENGAJARAN

Bagaimana respon saudara ketika sesuatu yang saudara sangat harapkan, pada akhirnya Tuhan berikan pada waktu yang tepat sekali?? Doa yang telah saudara panjatkan sekian lama, harapan sekian lamanya itu bisa terwujud dan Tuhan berkenan menjawab doa saudara, apakah yang saudara lakukan sebagai ungkapan terima kasih saudara?

Dalam teks hari ini, diperlihatkan bahwa Hana pada akhirnya mendapatkan anak yang telah lama dinanti-nantikannya. Elkana dan Hana telah berdoa sekian lamanya, dan saat inilah yang ditunggu-tunggu bahwa Tuhan pada akhirnya mewujudkan harapan Hana. Doa dan perjuangan Hana bukanlah usaha, semangat dan iman yang sia-sia. Tuhan ada di balik usaha dan doa-doanya. Harapan Hana untuk memiliki anak akhirnya terwujud. Setelah mendapatkan apa yang diharapkannya, Hana tidak lupa kepada Allah yang mengaruniakan Samuel baginya. Ketika Elkana pergi untuk mempersembahkan persembahan tahunan dan nazarnya kepada Tuhan, Hana tidak bisa ikut ke rumah Tuhan karena masih harus memberikan ASI kepada Samuel. Walau pun begitu ia masih ingat janjinya (ayat 11), dan ia tetap bertanggungjawab memelihara Samuel. Setelah Samuel cukup besar dan tidak lagi menyusui, Hana membawanya untuk pergi ke rumah Tuhan, mempersembahkan kepada imam Eli. Sampai di sini, didapati bahwa Elkana dan Hana sungguh-sungguh mengucap syukur kepada Allah yang telah mejawab doanya. Kekuatan yang mereka dapat selama proses penantian, mereka yakini datang dari Allah. Dan ketika hal itu terwujud, ia bersyukur pada Tuhan dan menetapi nazarnya. Jadi tidak hanya berhenti pada langkah persembahan syukur, tetapi Hana bertemu langsung dengan imam Eli untuk mempersembahkan anak yang dimintanya dari Allah itu untuk melayani Allah. Perhatikan kata Hana, “. . . seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada Tuhan” (ayat 28), ini memperlihatkan iman Hana mempersembahkan hidup anaknya yang didapat dari Tuhan itu untuk Tuhan pakai.

Bagaimana dengan saudara? Hana sudah mendapatkan apa yang Tuhan Allah berikan dalam wujud seorang Samuel, dan mereka mengembalikan anugerah titipan itu untuk Tuhan pakai bagi pekerjaan Tuhan, sesuai dengan nazarnya. Kekuatan dan harapan yang telah saudara terima dari Tuhan adalah wujud berkat dari Tuhan. Apakah yang saudara berikan kepada Tuhan Allah sebagai ucapan syukur saudara atas berkat=berkat-Nya? Apakah waktu itu saudara juga bernazar atas berkat itu, dan apakah saudara telah membayar nazar itu kepada Tuhan? Saudara, kelolalah apa yang sudah Tuhan percayakan dan kembalikan kepada Tuhan atas nazar yang terwujud dalam hidup saudara!

M3 = Melakukan FT

Ambillah waktu hening sejenak di hadirat Tuhan! Berdoalah secara khusus untuk untuk pekerjaan, studi, dan keluarga saudara!

...............................................................................................

............................................................................................

M4 = Membagikan FT

Bagikanlah berkat firman Tuhan hari ini kepada teman, sahabat rohani dan teman komsel saudara! Mintalah pokok-pokok doa dari mereka dan mulailah berdoa bagi mereka!

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri

takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan

kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya" Ibrani 4 : 16

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR