“Mereka Yang Tak Bernilai”


Filemon 1:8-17
M1 = Menerima FT
Berdoalah supaya melalui firman Tuhan ini, saudara dimampukan mengasihi orang-orang yang “rendah” dan menerima dengan hati lapang dan tangan terbuka lebar.
M2 = Merenungkan FT
1.         Siapakah tokoh utama yang sedang dibicarakan oleh Paulus dan Filemon? (10)
.................................................................................
2.         Siapakah Onesimus itu? (15-16)
.................................................................................
.................................................................................
3.         Apa yang diinginkan Paulus kepada Filemon? (17)
.................................................................................
.................................................................................

PENGAJARAN
Ada satu hal unik yang sedang dibicarakan di dalam surat pendek kepada Filemon ini. Onesimus sebagai tokoh utama dalam pembicaraan surat ini adalah seorang budak yang melarikan diri dan diduga sudah melakukan pencurian (ayat 18-19).  Entah bagaimana caranya, dia dapat melarikan diri ke kota Roma, lalu meloloskan diri menerobos jalanan yang ramai di kota besar itu, dan akhirnya dapat berhubungan dengan Paulus. Dalam pertemuan dengan Paulus itulah, dia menjadi Kristen dan menjadi anak rohani Paulus yang didapatnya ketika Paulus berada dalam penjara (ayat 10).
Kemudian sesuatu terjadi!  Jelaslah tidak mungkin bagi rasul Paulus untuk menyembunyikan seorang budak pelarian, karena akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Di saat seperti itulah, sangat mungkin Epafras datang. Mungkin Epafras mengenali Onesimus sebagai budak yang pernah dilihatnya di Kolose dan dari sinilah cerita getir ini berawal; atau mungkin juga dengan kedatangan Epafras, hati nurani Onesimus telah menggerakkannya untuk mengakui kesalahannya di masa lalu. Setelah pertemuan itulah, Paulus memberikan surat ini kepada Filemon. Ia berbicara atas nama Onesimus.  Dalam bahasa Yunani, Onesimus secara harfiah berarti “yang menguntungkan”.  Onesimus pernah menjadi seorang karyawan yang tak berguna, tetapi sekarang dia sangat berguna (ayat11). Maka kini, dia bukan hanya Onesimus karena namanya, tetapi juga karena sifatnya.  Mungkin Filemon kehilangan dia untuk sementara waktu, agar mendapatkannya kembali untuk selama-lamanya (ayat 15). Filemon harus menerimanya kembali, bukan sebagai budak, tetapi sebagai sesama saudara Kristen (ayat 16). Yang rasul Paulus lakukan disini adalah memperkenalkan hubungan yang baru antara manusia dengan manusia, yang di dalamnya segala perbedaan eksternal dihapuskan. Umat Kristen adalah satu tubuh, entah dia orang Yahudi atau kafir, budak atau orang merdeka (1 Korintus 12:13).  Seorang budak bernama Onesimus, yang melarikan diri dan kembali lagi, bukan sebagai budak, tetapi sebagai saudara terkasih di dalam Tuhan. Hal pertama yang didapatkan adalah emansipasi; persamaan hak tanpa memandang nilai strata manusia atau status  seseorang.
Orang Kristen harus selalu menerima kembali seorang yang pernah berbuat kesalahan.  Terlalu sering anak-anak Tuhan menilai orang yang telah melakukan kesalahan dengan kecurigaan dan menunjukkan bahwa dia tidak akan dapat dipercayai lagi.  Ketika saudara percaya Tuhan, maka otomatis saudara harus siap juga untuk mengampuni, namun kadangkala keegoan membuat saudara sulit melakukannya. Dibutuhkan hati yang mengampuni dan menerima dengan tangan terbuka lebar terhadap mereka yang berbuat kesalahan.

M3 = Melakukan FT
Tentukan orang yang akan didoakan saudara dan tuliskanlah nama mereka agar sepanjang bulan MISI ini mereka mengalami anugerah dan berkat-Nya!
…...................................................................................
......................................................................................
M4 = Membagikan FT
Bagikanlah kesulitan dan sukacita ketika saudara dapat memberkati seklilingmu, kepada rekan-rekan saudara di gereja, komsel atau di tempat kerja.

"Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang
yang sudah menguning dan matang untuk dituai”
Yohanes 4:35b

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR

“Makna Angka 12”

“Persembahan Pembangunan Gereja”