“Hidup Untuk Menjadi Berkat”
Yeremia 29:4-10
MENERIMABerdoalah kepada Tuhan agar saudara semakin diberi kepekaan untuk mendengar suara Tuhan!
MERENUNGKAN
1. Apakah isi surat himbauan Yeremia kepada umat yang ada di pembuangan? (5-7)
.........................................................................................
2. Apakah janji Tuhan Allah bagi mereka melalui surat Yeremia itu? (10,14)
.........................................................................................
PENGAJARAN
Tidak jarang orang berpikir bahwa untuk dapat memberkati orang apabila dia berkelimpahan. Seorang gadis cilik dari keluarga yang miskin terpaksa harus dirawat di RS. Di hari pertama, perawat membawakan segelas susu untuknya. Ia sangat gembira karena di rumah ia tak pernah minum susu dan kalau sesekali pernah, itu pun harus berbagi dengan saudaranya. Setelah beberapa waktu berlalu, perawat kembali ke kamarnya untuk mengambil gelasnya, tetapi perawat mendapati susu itu belum habis. Dengan heran perawat bertanya, “Mengapa engkau tidak menghabiskan? Jawab gadis itu, “Saya ingin membagi sisa dari susu itu untuk saudara yang di rumah! ”Perawat itu tahu kemiskinan gadis itu, terharu mendengar jawabannya hingga ia menahan air matanya. “Minumlah semuanya, anak manis”, katanya dengan lembut. “Saya bawakan ini hanya untukmu!”
Nabi Yeremia, mengingatkan umat Yehuda yang tertawan di negara pembuangan Babel agar mereka hidup biasa seperti ketika mereka masih mengalami kebebasan di tanah perjanjian, Kanaan (ayat 4-6). Yeremia melihat bahwa mereka berada dalam keputusasaan, sehingga tidak berbuat apa pun ketika berada di dalam penawanan. Dalam kondisi seperti ini, dia memberikan dorongan kepada umat agar tetap semangat untuk berkarya, agar kota dimana mereka tinggal mengalami berkat oleh kehadiran dan karya-karya mereka (ayat 7). Bahkan melalui Yeremia, Tuhan ingatkan bahwa semua yang mereka alami sebagai masa pendidikan Tuhan atas ketegar-tengkukan mereka selama ini, namun walau pun demikian dalam masa pendidikan ini, Tuhan tidak akan pernah lalai memelihara hidup mereka (ayat 11-14). Jadi pada waktu-Nya, yaitu usai ‘masa pendidikan’ itu mereka akan kembali ke negeri mereka sendiri (ayat 10). Yeremia melalui suratnya menyemangati mereka, bahwa Tuhan Allah, tidak hanya berada di Yerusalem saja, Dia adalah Allah yang Mahahadir.
Saudara, janganlah saudara menunggu hidup berkelimpahan, barulah saudara menjadi berkat bagi orang lain. Marilah apa pun kondisi saudara, biarlah hal itu tidak menutup kemungkinan bagi saudara untuk bisa berkarya dan memanfaatkan kemerdekaan di dalam Yesus untuk jadi berkat!
MELAKUKANLakukan hal-hak praktis untuk membuktikan saudara telah menghargai kemerdekaan melalui kematian Yesus Kristus di atas kayu Salib dengan cara, seperti:
.......................................................................................................
MEMBAGIKAN
Bagikanlah sukacita yang diterima ketika saudara meresponi kemerdekaan yang saudara terima di dalam Yesus kepada jemaat atau anggota komsel agar mereka mengalami hal yang sama.
Ayat Hafalan: Yeremia 29:7
Komentar