“Tuhan Ingin Hatimu”
Yesaya 57:15-19; 1Taw 28:9-10
1. MENERIMABerdoalah agar saudara senantiasa membawa hati yang tulus dan penuh kesukaan dalam ibadahmu kepada Allah.
2. MERENUNGKAN
1. Dengan siapa Allah bersemayam di tempat tinggi dan kudus? (15)
.......................................................................................
2. Mengapa Allah murka terhadap orang Israel? (17)
.......................................................................................
3. Apa yang dilakukan Allah bagi yang berkenan kepada-Nya? (19)
.......................................................................................
.......................................................................................
PENGAJARAN
Martin Luther merumuskan makna ibadah dengan suatu pernyataan: Ibadah adalah saat di mana Allah Yang Pengasih itu sendiri berbicara kepada manusia melalui firman-Nya yang kudus dan bahwa manusia pada gilirannya berbicara kepada-Nya dalam doa dan nyanyian pujian.
Dari pemahaman ini ingin dinyatakan bahwa ibadah adalah suatu perjumpaan pribadi antara Allah dengan manusia. Dimana Allah secara pribadi mau menjalin relasi dengan manusia dan disini ada sebuah penundukkan diri dari pihak manusia. Namun keberdosaab manusia telah menciptakan jurang pemisah antara Allah dan manusia. Tidak mungkin lagi terjadi perjumpaan antara Allah yang suci dan manusia yang berdosa. -manusia kini telah menjadi seteru Allah (Ratapan 2:5, Roma 5:10). Dalam Yesaya 57:15-19 ditemukan bahwa pada kenyataannya Allah masih mau mencari dan menyapa manusia bahkan menunjukkan kasih-Nya untuk mengampuni, manusia hanya bisa menyambutnya dengan tersungkur dalam rasa takut, hormat dan kagum. Ada rasa syukur tapi juga rasa takut dan gentar.
Saudara, pada saat ini cara beribadah orang percaya memang tidak dengan sujud sembah dan tersungkur. Setiap orang percaya bisa saja beribadah dengan cara duduk atau berdiri. Tapi hati yang dibawa dalam ibadah harus berisikan hati yang tersungkur dan menyembah karena melihat kuasa dan kemuliaan Allah. Sebab hanya ibadah dengan hati yang remuk yang mengundang kehadiran Allah (Yesaya 57:15); dengan hati yang tulus ikhlas, maka Allah berkenan dijumpai (1 Tawarikh 28:9). Ibadah dengan jiwa yang hancur, dengan hati yang patah dan remuk tak akan dipandang-Nya hina (Mazmur 51:19). Apakah saudara sudah beribadah dengan hati yang seperti Tuhan mau? Jikalau belum sekarang waktunya dan segera mengubahnya agar ibadahmu memberkatimu!
MELAKUKAN
Ambil waktu 10 menit dalam satu hari untuk berdoa agar jemaat GKKK TKI sungguh-sungguh mengalami dan merasakan kehadiran Allah dalam ibadah Umum dan Ibadah Keluarga.
...........................................................................................
...........................................................................................
MEMBAGIKAN
Sharingkan berkat firman Tuhan hari ini kepada saudara-saudara seiman sehingga senantiasa diingatkan untuk memahami arti ibadah yang sesungguhnya.
Ayat Hafalan : Yesaya 6:3
Komentar