“Jangan Menyalibkan Dia Lagi”
Yohanes 14:9-14
MENERIMABerdoalah agar Saudara makin mengenal nama Allah, sehingga makin mengasihi Allah bukannya mendukakan Dia.
MERENUNGKAN
1. Apakah yang terjadi pada Filipus? (9-10)
.......................................................................................
.......................................................................................
2. Seharusnya bagaimana meresponi iman itu? (11-12)
.......................................................................................
.......................................................................................
3. Apakah hasil dari sebuah kepercayaan itu? (13-14)
.......................................................................................
PENGAJARAN
Iman atau kepercayaan seseorang, tidak didasarkan pendidikannya, kehebatan otaknya atau berapa lama dia beribadah pada-Nya. Acapkali ke’bodoh’an atau kepicikan rohani seseorang dari pola pikir yang terlalu sempit.
Tuhan Yesus begitu sedih melihat iman dari Filipus! Padahal dia telah bersama-sama dengan-Nya bertahn-tahun, telah melihat pengajaran-Nya, telah menyaksikan mujizat atau karya-Nya, telah menyaksikan pelayanan-pelayanan yang dilakukan-Nya. Filipus, kurang mengenal Yesus sebagai Allah, juga lokasi surga itu, ketika Dia menjanjikan tempat yang mulia di surga kelak (14:1-3). Filipus merasa apa yang dikatakan Yesus, bukanlah tentang Yesus, yang tentu sudah dikenalnya. Namun ia tak menyadari bahwa Yesus itu adalah Allah, tak menyadari juga kalau Allah Bapa dan Allah Anak atau Yesus adalah satu adanya (ayat 10-11). Ia beranggapan Yesus lagi bicara satu oknum yang berbeda sama sekali. Filipus menginginkan Bapa itu juga bisa dilihatnya, oleh sebab itu wajarlah kemudian dia berkata:"Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami". Tidak jarang orang mendasarkan kerohaniannya pada penampakan atau pengalaman rohani. Menjadi suatu kecelakaan rohani jikalau setiap pertumbuhan iman selalu didasarkan pada pengalaman atau penampakan itu, yang saat ini sedang diminta oleh Filipus (juga oleh Tomas). Herannya! Anak-anak Tuhan yang meminta penampakan, namun acapkali tak peka kehadiran-Nya! Tuhan sanggup melakukan apa yang diminta oleh Filipus (ayat 14), tetapi celakanya dia tidak tahu yang dimintanya sudah ada di depannya (ayat 7b:’Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.") Penyaliban kepada Yesus selalu berulang, jikalau anak-anak Tuhan mendasari cara berpikir, cara melihat, cara beriman seperti yang diinginkannya, bukan seperti cara Tuhan, Sang pemilik Kuasa itu sendiri!
Saudara, pekakah engkau akan penglihatan itu yang sudah diberikan di depan mata, atau masih merasa Tuhan belum memberikannya permintaan-permintaanmu?
MELAKUKAN
Dan buatlah komitmen untuk memberitakan kebangkitan-Nya kepada orang yang belum percaya agar mereka juga mengalami kebangkitan-Nya.
..........................................................................................
..........................................................................................
MEMBAGIKAN
Bagikanlah berkat yang diterima dari firman hari ini kepada keluarga, rekan kerja atau teman komsel Saudara.
Ayat Hafalan : Roma 6:5
Komentar