“Kehadiran Yang Membangkitkan”
Yohanes 20:24-31
MENERIMABerdoalah dan bersandarlah senantiasa kepada Tuhan, karena Dialah Allah yang Mahakuasa.
MERENUNGKAN
1. Bagaimana kondisi psikologis dari Tomas? (24-25)
.......................................................................................
.......................................................................................
2. Apakah yang dilakukan Yesus atas Tomas? (26-27)
.......................................................................................
.......................................................................................
3. Apakah makna perkataan Yesus ini? (28-29)
.......................................................................................
.......................................................................................
PENGAJARAN
Tidak sedikit orang yang tanpa disadari, membatasi pelayanan dan mujizat Tuhan bekerja di dalam diri mereka, sehingga Dia tak dapat bekerja dengan luka, kecemasan, pesimis atau permasalahan apa pun di dalam hidupmu.
Ketidakpercayaan Tomas, hingga berkata: ”Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya" (ayat 25), yang menghalangi pemahamannya akan Yesus Kristus yang Mahakuasa. Dan ini menyebabkan ketidapastian, kesedihan, masalah bagi dirinya sendiri. Banyak orang atau pekerja Kristen telah meninggalkan Yesus seorang diri dan tetap melayani Yesus karena hanya menganggap pelayanan kewajiban. Ini terjadi dikarenakan tidak adanya hidup kebangkitan Yesus. Jiwanya sudah tidak lagi menjalin hubungan yang akrab dengan Allah dikarenakan ‘runtuhnya’ harapannya pada Yesus. Walau pun harapan Tomas (termasuk juga orang-orang Kristen) salah dan didasarkan kepada konsep atau penilaiannya sendiri. Namun ketika ia sadar telah menghalangi pemahamannya mengenai Yesus yang pasti sanggup bangkit, maka ia langsung berkata:”Ya Tuhanku dan Allahku!" (Ayat 28). Memang Yesus menegur bahwa iman itu muncul setelah melihat atau dipersilahkan Tuhan untuk mencucukkan tangannya ke daerah luka-luka yang Yesus derita. Sebaliknya di bagian lain, Petrus berkata dengan kalimat yang sama tetapi Yesus memuji imannya karena itu dinyatakan tanpa melihat atau belum melihat Yesus yang bangkit (Matius 16:16-17).
Saudara, hal-hal yang mendekati batas-batas kuasa-Nya, seharusnya Saudara menaruh iman dan keyakinan bahwa Dia sanggup melakukannya. Minggu Paskah ini, menyadarkan Saudara untuk mohon ampun, jika telah membatasi dan melemahkan ‘karya’-Nya, sehingga lupa bahwa Dia adalah Allah yang sanggup dan Mahakuasa.
MELAKUKAN
Dan buatlah komitmen untuk memberitakan kebangkitan-Nya kepada orang yang belum percaya agar mereka juga mengalami kebangkitan-Nya.
..........................................................................................
..........................................................................................
MEMBAGIKAN
Bagikanlah berkat yang diterima dari firman hari ini kepada keluarga, rekan kerja atau teman komsel Saudara.
Ayat Hafalan : Roma 6:5
Komentar