“Adanya Sebuah Penerimaan”
1 Peter 4:7-11
MENERIMABerdoalah agar tercipta sebuah rasa saling menerima di dalam gereja sehingga setiap pribadi merasakan kehangatan.
MERENUNGKAN
1. Apa yang menjadi hal yang utama? (8)
.......................................................................................
.......................................................................................
2. Bagaimana sikap mereka ketika melayani seorang akan yang lain? (10)
.......................................................................................
.......................................................................................
3. Siapa yang menjadi pusat ketika jemaat melayani? (11)
.......................................................................................
.......................................................................................
PENGAJARAN
Ketika Pendeta Bill Hybels dan jemaatnya mendirikan sebuah gedung gereja, mereka tidak punya cukup uang untuk mempekerjakan karyawan. Jadi, semua anggota diminta turun tangan dalam melayani. Jadi ada yang membersihkan toilet, merawat taman, mengurus administrasi, dan lain-lain. Kekurangan dana dalam gereja itu ternyata membawa berkat besar, dimana seluruh jemaat saling melayani sesamanya. Ketika semua saling menerima dan terlibat dalam pelayanan, mereka merasa diri berarti. Juga tumbuh persekutuan yang akrab dan penuh sukacita. “Gereja dirancang sebagai organisasi relawan. Kuasa gereja akan muncul ketika setiap jemaat atau orang memberikan bakat-bakat yang dimiliki oleh seluruh jemaat,” ungkap Hybels dalam bukunya "The Volunteer Revolution".
Seruan untuk saling menerima dan melayani telah didengungkan oleh rasul Petrus sejak ribuan tahun lalu kepada umat Tuhan. Jika setiap anggota dalam komunitas anak-anak Tuhan saling menerima, maka bukan hanya gedung gereja yang terawat rapi, tetapi juga kehidupan rohani setiap jemaat menjadi sehat. Sikap untuk saling menerima dengan ketulusan akan menumbuhkan kasih dan bukannya keegoisan (ayat 8). Sikap yang akhirnya menimbulkan saling empati antar mereka. Pada dasarnya, saling menerima bukanlah sekadar wacana yang diumumkan di gereja, melainkan diwujud-nyatakan dalam tindakan kasih.
Saudara, bagaimana dengan gereja Saudara saat ini? Apakah sikap untuk saling menerima antar sesama jemaat sudah menjadi hal yang nyata atau masih menjadi sekedar wacana? Inilah saatnya untuk saling menerima dalam komunitas gereja Saudara. Ketika Saudara dapat saling menerima maka pertumbuhan secara kualtias dan kuatintas dari gereja Saudara akan terlihat nyata.
MELAKUKANTuliskanlah komitmen Saudara untuk makin menjadikan gereja sebagai anggota keluarga Saudara:
..........................................................................................
..........................................................................................
MEMBAGIKAN
Bagikanlah kebenaran firman Tuhan hari ini kepada teman komsel Saudara.
Ayat Hafalan : Roma 12:10
Komentar