“BLESS TO BE WITNESS”
Bersaksi itu memang membutuhkan keberanian. Tapi ingatlah bahwa bersaksi juga karena kuasa Roh Kudus (Kisah 1:8). Melalui renungan dari beberapa tokoh yang dipakai oleh Tuhan untuk bersaksi (Andreas, Filipus, Petrus dan Paulus), maka sesungguhnya mereka adalah orang-orang biasa (mungkin kalau dari sisi pendidikan, hanya Paulus-lah yang memiliki pendidikan yang tinggi), tapi akhirnya mereka menjadi orang-orang yang dipakai luar biasa, hanya oleh karena kuasa Roh Kudus yang mengiringi seluruh kesaksian mereka. Jikalau Saudara dapat memberikan seluruh waktumu untuk bersaksi kepada seseorang mengenai Yesus tetapi Saudara tidak dapat mengubah kehidupannya. Ini merupakan pekerjaan Roh Kudus untuk mengubah hati setiap orang.
Banyak cara untuk kesaksian, yaitu melalui apa yang sudah dikerjakan oleh Tuhan Yesus dalam hidupmu. Beritahukanlah bagaimana Saudara sebelum menerima Kristus dan bagaimana setelah menerima Kristus. Saudara dapat dbersaksi melalui profesi Saudara, melalui arah atau fokus hidupmu yang sudah diubahkan sebelum mengenal Yesus, dll. Prinsipnya, pakailah setiap kesempatan yang dibukakan bagi Saudara, manfaatkan hal itu sebagai sarana untuk menyaksikan cinta kasih Allah dan bimbinglah mereka sampai berjumpa secara pribadi dengan Yesus. Dalam bersaksi dibutuhkan kesabaran dan ketekunan terhadap si penerima kesaksian Saudara. Jadikanlah kesaksian itu sebagai aktifitas alamiah, bukan pemaksaan atau sekedar program semata.
Kiranya, Tuhan Yesus terus memberikan dorongan dan semangat dalam bersaksi dalam setiap kesempatan. Selamat bersaksi bagi Dia!
Dari Meja Gembala
Komentar