"Ia Seorang Pembuka Jalan"

Yohanes 1:35-42
MENERIMA
Berdoalah agar hidupmu diserahkan untuk dipakai dalam mengajak orang datang kepada Yesus
MERENUNGKAN
1. Pada awalnya, murid siapakah Andreas? (35,40a)
.......................................................................................
2. Apa yang menggerakkan Andreas mengikut Yesus? (36-40)
.......................................................................................
.......................................................................................
3. Apa yang dilakukannya setelah bertemu Yesus? (41-42)
.......................................................................................
PENGAJARAN
Sampul dari renungan ‘Our Daily Bread’ baru-baru ini (Desember 2004) menggambarkan sebuah jalan yang penuh dengan dedaunan di pegunungan Vermont. Mereka yang melewati jalan ini pasti sangat menikmati perjalanan yang mulus dan indah walau pun harus melewati daerah yang sulit. Tahukah Saudara, agar semuanya ini menjadi mungkin, harus ada orang yang rela bekerja keras untuk merancang jalurnya, menebang pepohonan yang liar, dan meratakan tempat-tempat yang tidak rata. 

Nama Andreas disebutkan dalam Alkitab sebanyak 14x, namun dalam posisi yang biasa saja. Nama ayahnya: Yohanes. Ia berasal dari Betsaida, dekat Galilea, tetapi kemudian dia tinggal bersama saudaranya, Simon Petrus di Kapernaum. Pekerjaannya adalah nelayan penjala ikan di danau Galilea. Perikop ini mengisahkan pertemuan awal Yohanes Pembaptis dengan dua muridnya, yaitu Andreas dan Yohanes (banyak tafsiran yang menyebutkan murid ini adalah si penulis kitab Yohanes). Saat Andreas, mengikut Yesus, tak berarti ia menolak menjadi muridnya. Namun itu salah satu anjuran darinya (ayat 36). Hari itu adalah hari penting bagi mereka, hari yang penuh berkat, karena telah menyerahkan diri untuk menjadi murid Yesus. Kesaksian Yohanes Pembaptis, yang bagaikan benih kecil, tetapi telah menghasilkan buah yang luar biasa. Ini berlanjut sampai salah seorang dari antara mereka, yaitu Andreas yang juga merekrut saudaranya untuk bergabung (ayat 40-42). Pertemuannya dengan Mesias merupakan sebuah berita sukacita yang harus segera disampaikan kepada saudaranya. Berita yang disampaikan Andreas kemudian menjadi titik-balik dalam hidup Simon Petrus. Ia kemudian menjadi rasul besar. Begitu besar dampak berita tentang Yesus di dalam kehidupan orang! Andai saja Andreas tidak memiliki semangat berbagi berkat seperti yang terjadi pada kebanyakan orang Kristen, apa jadinya dengan hidup Simon Petrus? Yohanes Pembaptis dan Andreas adalah pembuka jalan bagi karir Petrus.

Saudara, marilah melibatkan diri dalam karya Allah sesuai dengan apa yang dimilikimu, agar banyak orang muncul dipakai Allah, melalui kehidupan Saudara.
MELAKUKAN
Pikirkan, tuliskan dan doakanlah seseorang untuk diajak terlibat dalam pelayanan untuk memberitakan kabar baik:
 ...........................................................................................
 ...........................................................................................
MEMBAGIKAN
Sharingkan berkat firman hari ini kepada Saudara seiman agar mereka memberi kesaksian hidup terbaik bagi Kerajaan-Nya.
Ayat Hafalan: Amsal 16:20

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR