“Berarti Mati Bagi Orang Berdosa”

Roma 5:1-11
MENERIMA
Berdoalah agar Dia menolong Saudara diberi hati bersaksi bagi teman terdekatmu mengalami pendamaian Yesus.
MERENUNGKAN
1. Apa fungsi pendamaian-Nya bagi orang berdosa? (1-6)
.....................................................................
.....................................................................
.....................................................................
2. Kapan kasih-Nya terjadi dan dirasakan mereka? (8-23)
....................................................................
3. Mereka diperdamaikan dari apakah? (9-11)
....................................................................
PENGAJARAN
Dalam banyak lukisan yang menggambarkan tentang penyaliban Yesus, salib Yesus digambarkan lebih tinggi daripada ke-2 salib yang lain. Memang sang seniman ingin menghargai dan menempatkan Kristus di tempat utama, tetapi ini tidak mempunyai bukti yang dapat dipercaya bahwa Yesus diberi tempat yang lebih tinggi atau lebih dihormati daripada kedua penjahat itu. Yesus disalibkan karena dianggap sebagai penjahat, sehingga mungkin ketiganya disalibkan pada ketinggian yang sama.

Yang pasti, kematian Yesus di atas salib, membuat semua orang berdosa di damaikan dan memiliki status yang jelas dan pasti: milik Allah. Yang luar biasa dari Kristus ialah, Dia bukan hanya berposisi tak netral ketika mendamaikan manusia dengan Allah, tapi juga berpihak kepada kedua-duanya: Ia mewakili kepentingan Allah yang kemuliaan-Nya dinodai oleh dosa manusia. Dan di saat yang sama Ia mewakili manusia berdosa, yang sebenarnya dikasihi Allah dan jadi obyek pengampunan-Nya. Sebab Yesus tak berdosa, maka Ia tidak perlu mempersembahkan kurban pendamaian bagi diri-Nya sendiri. Pendamaian dilakukan-Nya karena manusia yang tak berdaya dan terbelenggu dosa atau dalam status berdosa (ayat 6,8). Hasilnya: menurut Nygren ada 4: 1. Mereka yang dibenarkan hidup bebas dari murka (ayat  9), 2. Dia hidup bebas dari kuasa dosa (ayat 8). 3. Dia bebas dari kuasa hukum Taurat (8:3). 4. Dan dia bebas dari kuasa maut (ayat 10). Semua itu dimungkinkan karena kasih Yesus yang telah mati bagi orang-orang berdosa. Untuk apa semua itu? Agar mereka tidak sekedar menikmati kemuliaan itu (ayat 1,11) tetapi agar setiap orang, melalui umat percaya dapat, dapat juga memiliki hak yang sama, yaitu mengalami pendamaian seperti yang lainnya. Yesus mati bagi gereja-Nya agar tiap jemaat yang menjadi bagian dari gereja, bersama-sama dengan aktifitas gereja untuk keluar dari zona nyaman dan pergi keluar untuk memberitakan Injil pendamaian-Nya.

Saudara yang juga sudah mengalami keselamatan dari Allah Bapa juga memiliki hati yang sama dengan hati Bapa, yang berduka atas dosa-dosa manusia.
MELAKUKAN
Tulis dan Pikirkan, keegoan apa yang harus dikikis habis dalam hubungan Saudara dengan keluarga, teman dan orang lain?
 ...........................................................................................
 ...........................................................................................
MEMBAGIKAN
Sharingkan berkat firman hari ini kepada Saudara seiman agar mereka menjadi kesaksian yang hidup bagi gereja Tuhan.
Ayat Hafalan: 1 Petrus 2:21

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Komsel: MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENULAR