“Dibentuk untuk keluarga Allah”
“Sebab memang sesuai dengan keadaan
Allah
—yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan–
yaitu Allah yang
membawa banyak orang kepada kemuliaan.”
Ibrani 2:10
“Lihatlah
betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut
anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. ” I Yohanes 3:1.
Anda Dibentuk Untuk
Keluarga Allah! Tuhan menghendaki sebuah keluarga, dan Ia
menciptakan kita untuk menjadi bagian darinya. Ini adalah tujuan kedua Tuhan
untuk kehidupan kita, yang dirancang-Nya sebelum kita lahir. Seluruh Alkitab
mengisahkan tentang Tuhan membangun sebuah keuarga yang akan mengasihi-Nya,
menghormati-Nya dan memerintah Bersama-Nya. Karena Allah adalah kasih, maka Ia
menghargai relasi. Dan di antara Allah Tritunggal berhubungan satu dengan
lainnya, sehingga Ia tidak pernah kesepian. Ia tidak membutuhkan keluarga, tetapi Ia menginginkannya. Kita diciptakan
agar kita dibawa masuk dalam keluarga-Nya dan berbagi dengan kita semua yang
dimiliki-Nya [Yak 1:18].
Ketika semua orang menaruh iman yang sama dalam
Kristus, maka semua orang percaya lain menjadi saudara laki-laki dan saudara
perempuan kita, dan gereja menjadi keluarga rohani kita. Setiap orang
diciptakan oleh Tuhan, tetapi tidak semua orang menjadi anak Allah. Jalan untuk masuk menjadi anggota keluarga Rohani Allah,
yaitu dilahirkan kembali, dengan percaya kepada Yesus Kristus. Kelahiran pertama
kita melalui keluarga biologis, tetapi kelahiran kedua kita ketika kita menjadi
keluarga Allah,[1Pet 1:3b]. Keluarga rohani kita lebih penting daripada
keluarga biologis kita, Karena keluarga ini bersifat kekal selamanya. Keluarga
biologis hanya sementara di dunia ini. Hal-hal yang perlu diketahui berkaitan
dengan keluarga rohani kita:
1. Manfaat Menjadi Anggota Keluarga Allah. Saat kita lahir,
diberi nama keluarga, kesrupaan dengan keluarga, hak istimewa dari keluarga
kita, akses dan warisan keluarga. Maka sebagai anak-anak Allah kita menerima
bagian dalam kekayaan keluarga rohani [Gal 4:7b], bahkan mewarisi lebih banyak lagi. Paulus
berkata, ”Aku ingin kamu menyadari betapa
berharga dan mulia warisan yang telah Ia berikan kepada umat-Nya.”
Apakah yang ada dalam warisan itu? Pertama,
kita akan bersama-sama Tuhan selamanya. Kedua, kita akan
diubahkan sama sekali untuk menjadi seperti Kristus. Ketiga,kita akan dibebaskan dari segala rasa sakit,
kematian, dan penderitaan. keempat, kita akn
diberikan upah dan ditugaskan lagi di posisi pelayanan. Kelima, kita akan menerima bagian dalam kemuliaan
Kristus. Alkitab menyebutkan:”Tuhan telah menyediakan suatu warisan yang tdak
ternilai bagi anak-anak-Nya. Warisan itu disimapn di surge bagi kamu…” [1 Pet
1:4 – NLT].
2. Baptisan adalah indentifikasi Keluarga Allah. Keluarga yang sehat pasti mempunyai kebanggaan dan malu mengakui sebagai anggota keluarga
tersebut. Baptisan bukanlah ritual pilihan yang dapat ditunda, Karena hal itu menunjukkan
bahwa kita adalah bagian dari keluarga Allah. Itu secara terbuka mengumumkan
kepada dunia, “Aku tidak malu menjadi bagian dari keluarga
Allah.”
Baptisan sarata dengan arti. Baptisan kita adalah deklarasi iman,
keterlibatan dalam kematian, dan kebangkitan Kristus, simbol kematian dari
kehidupan lama kita, pengumuman kehidupan baru kita di dalam Kristus. Itu juga adalah perayaan status kita sebagai bagian dari keluarga Allah. Tentu, baptisan tidak membuat kita
menjadi anggota keluarga Allah, tetapi iman kepada Kristus. Seperti cicin
pernikahan, ia menjadi tanda ikatan komitmen kita pada Kristus. Jika Anda belum
dibaptis sebagai ekspresi iman di dalam Kristus, lakukanlah secepat mungkin,
seperti diperintahkan oleh Yesus.
3.
Hak Istimewa yang Terbesar
dalam Hidup. Kita adalah bagian dari keluarga Allah, dan karena pengorbanan
Yesus menjadikan kita kudus, Tuhan bangga dengan kita. Masuk ke dalam keluarga
Allah adalah kehormatan tertinggi dan hak istimewa yang luar biasa yang dapat
kita terima. Tidak ada yang sebanding dengan itu. Jika Anda merasa tidak
berarti, tidak dikasihi, tidak aman, ingatlah Anda milik siapa.
Ayat
Hafalan:”Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula, oleh Yesus
Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.
Efesus 1:5
Komentar