ISU-ISU KONTEMPORER
Surat ini ditulis sekitar tahun 49 M, oleh rasul Paulus dalam masalah yang berkaitan dengan masalah-masalah yang terjadi di daerah Galatia. Misalkan: Mereka dibingungkan oleh orang Kristen keturunan Yahudi yang ingin membebani orang-orang Kristen non-Yahudi dengan kebiasaan sunat dan dengan menaati hukum-hukum Yahudi seperti dalam Perjanjian Lama (PL - Galatia 3:1) yang mengatakan bahwa hanya dengan jalan ini mereka dapat menikmati hubungan istimewa dengan Allah. Persoalan utama itu hanya berkisar pada 2 pertanyaan, yaitu: (1) Apakah iman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat membutuhkan ketaatan hukum lainnya? (2) ataukah ketaatan kepada upacara dan peraturan-peraturan dari Hukum Taurat di PL diperlukan supaya keselamatan dalam Yesus Kristus makin disempurnakan? Jadi penulisan surat ini adalah untuk (1) kembali menegaskan bahwa syarat-syarat yang dituntut hukum, seperti sunat dalam PL tidak ada hubungannya dengan karya anugerah Allah dalam Yesus Kristus yang telah memperb...