Postingan

“Menjalani Kehidupan Bersama”

# days 18   # 40DOP   # PDL   # GKM   # 40daysofpurpose “ Kamu masing-masing adalah bagian dari tubuh Kristus, dan kamu dipilih untuk hidup bersama dalam damai sejahtera.” Kolose 3:15. “Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Mazmur 133:1. Tuhan Menghendaki Kita Untuk Menjalani Kehidupan Bersama! Kehidupan bersama itu disebut persekutuan atau fellowship. Persekutuan atau fellowship bukan sekedar sebagai percakapan santai, bersosialisasi, makan, dan bersenang-senang. Persekutuan yang sebenarnya adalah mengalami kehidupan bersama, mengasihi tanpa mementingkan diri sendiri, berbagi dengan jujur, melayani secara praktis, memberi dengan berkurban, menghibur dan semua perintah saling lainnya dalam Perjanjian Baru. Persekutuan bukan berarti muncul di acara-acara ibadah. Dalam persekutuan, semakin kecil kelompok semakin baik. Kita dapat menyembah dengan kelompok besar, tetapi tidak dapat bersekutu dengan me...

“Menjadi Anggota Tubuh Kristus”

“ Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan-kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.” Efesus 2:19B. “Engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.” 1 Timotius 3:15b Anda Terpanggil Untuk Menjadi Anggota Tubuh Kristus, Bukan Hanya Percaya! Kita diciptakan untuk hidup dalam komunitas, dibentuk untuk persekutuan, dan untuk keluarga, dan tidak seorang pun yang sanggup menggenapi tujuan Tuhan sendirian. Alkitab mencatat, tiada seorang tokoh Alkitab yang hidup terisolasi dari orang percaya lainnya. Sebab Tuhan tempatkan kita di dunia ini untuk disatukan bersama, dihubungkan bersama, dibangun bersama, menjadi pewaris bersama, dicocokkan bersama, dipersatukan bersama dan akan diangkat bersama [Rom 12:5]; walau hubungan dengan Kristus adalah hubungan personal. Dan mengikut Kristus termasuk menjadi anggota . Bagi Paulus menjadi “anggota” ger...

“Hal Yang Paling Penting”

“Tidak peduli apa pun yang aku katakan, yang aku percaya, dan yang aku lakukan, tanpa kasih tidak ada artinya.” 1 Korintus 13:38 “Kasih berarti hidup dengan cara Tuhan perintahkan kepada kita. Seperti telah engkau dengar sejak awal, perintahnya adalah ini: Jalanilah kehidupan yang penuh kasih.”  2 Yohanes 1:6 Hidup Adalah Tentang Kasih! Karena Allah adalah kasih, pelajaran yang paling penting yang Ia ingin kita pelajari di dunia ini adalah bagaimana mengasihi. Dalam mengasihilah kita paling serupa dengan-Nya. Jadi kasih adalah fondasi setiap perintah yang diberikan-Nya kepada kita, dan itu tidak mudah karena hal ini memaksa untuk mengurangi ego/kepentingan pribadi kita, dan mulai melihat kebutuhan orang lain. Dalam keluarga rohani inilah, kita diberi kesempatan belajar seumur hidup untuk mengasihi mereka. Dengan saling mengasihi, sebagai wujud iman kepada Kristus, kita menjadi saksi bagi dunia. Di surga kita akan menikmati kasih keluarga Allah selamanya, tetapi sebelum ...

“Dibentuk untuk keluarga Allah”

“ Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah  — yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan–  yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan.”  Ibrani 2:10 “Lihatlah betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. ”  I Yohanes 3:1. Anda Dibentuk Untuk Keluarga Allah! Tuhan menghendaki sebuah keluarga, dan Ia menciptakan kita untuk menjadi bagian darinya. Ini adalah tujuan kedua Tuhan untuk kehidupan kita, yang dirancang-Nya sebelum kita lahir. Seluruh Alkitab mengisahkan tentang Tuhan membangun sebuah keuarga yang akan mengasihi-Nya, menghormati-Nya dan memerintah Bersama-Nya. Karena Allah adalah kasih, maka Ia menghargai relasi. Dan di antara Allah Tritunggal berhubungan satu dengan lainnya, sehingga Ia tidak pernah kesepian. Ia tidak membutuhkan keluarga, tetapi Ia menginginkannya. Kita diciptakan agar kita dibawa masuk dalam keluarga-Nya dan berbagi d...

"Ketika Tuhan Terasa Jauh"

 “Tuhan menyembunyikan diri-Nya dari umat-Nya, Tetapi aku percaya kepada-Nya dan menaruh pengharapan di dalam Dia.”  Yesaya 8:17 [TEV] Apa Pun Yang Anda Rasakan, ingat Tuhan Benar Benar Ada! Memang mudah untuk menyembah Tuhan ketika segalanya berjalan baik dalam kehidupan kita. Namun, keadaan tidak selalu lancar. Dalam kondisi seperti itu, apakah tetap menyembah-Nya? Tingkat penyembahan yang paling dalam adalah memuji Tuhan walaupun dalam keadaan sakit, bersyukur kepada Tuhan dalam pencobaan, percaya kepada-Nya ketika dicobai, berserah kepada-Nya dalam penderitaan, dan tetap mengasihi-Nya sekalipun Dia terasa jauh. Persahabatan teruji oleh perpisahan dan kesunyian. Dalam persahabatan dengan Tuhan, kita tidak akan selalu merasa dekat dengan-Nya. Jadi untuk mendewasakan hubungan kita, Tuhan akan mengujinya dengan apa yang tampaknya sebagai masa-masa perpisahan, masa di mana seolah-olah Ia telah melupakan dan meninggalkan atau melupakan kita. Walaupun, Tuhan tidak benar...

“Penyembahan yang Menyenangkan Tuhan”

“ Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. ” Markus 12:30. Tuhan Mengehendaki kita Seutuhnya! Ia tidak ingin hanya sebagian dari kehidupan kita. Ia meminta segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap kekuatan kita. Tuhan tidak tertarik kepada komitmen setengah hati, ketaatan yang sebagian, serta sisa uang dan waktu Anda. Ia menghendaki pengabdian penuh bukan kepingan kehidupan kita. 4 Jenis penyembahan yang menyenangkan Tuhan, jikalau: 1.   Penyembahan Kita Tepat .  Penyembahan harus didasarkan pada firman Tuhan, bukan ‘menciptakan’ gambaran kita sendiri tentang Dia. Lalu kita sembah ‘image’ kita tentang ‘ allah versi-ku ’, kalua demikian, kita sudah jatuh pada penyembahan berhala. Kata ”Menyembah dalam kebenaran” mempunyai arti menyembah Tuhan sebagaimana Ia adanya, seperti yang disingkapkan dalam Alkitab. 2.      Penyembahan Kita Auten...

"Mengembangkan Persahabatan Dengan Tuhan"

“Dengan orang Jujur Ia bergaul erat.” Amsal 3:32. “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” Yakobus 4:8 Anda dapat sedekat yang anda ingin dengan Tuhan, itu pilihan anda! Persahabatan itu harus diupayakan, tidak akan terjadi secara kebetulan. Diperlukan keinginan, waktu dan energi untuk menginginkan persahabatan dengan Tuhan. Untuk Mengembangkan persahabatan dengan Tuhan, maka kita harus: 1. Mulai Jujur Kepada Tuhan . Kejujuran adalah hal pertama untuk persahabatan yang lebih dalam. Jujur akan kondisi, keterbatasan, kegagalan, mimpi atau apa pun kepada-Nya. Tuhan tidak mengharapkan kita sempurna, tetapi Ia sangat menghendaki kejujuran perasaan dan pikiran kita. Jikalau Dia menginginkan sahabat yang sempurna, maka kita tidak masuk kristeria-Nya; namun bersyukur, Dia mau bersahabat dengan para pendosa. Persahabatan yang sejati dibangun di atas keterbukaan, termasuk keterbukaan akan perasaan luka-luka: kemarahan, kepahitan yang tersembunyi dalam bidang-bidang kehidu...